Warga Desa Ujung Baji- Takalar Blokir Jalan Tuntut Tambang Ilegal Ditutup

  • Whatsapp

Puluhan warga desa Ujung baji kecamatan Sanrobone kabupaten  Takalar melakukan aksi pemblokiran jalan, Jum’at (20/10/2017) pagi. Mereka menuntut agar pihak pemerintah maupun aparat kepolisian segera mengambil langkah tegas dan menutup kegiatan penambangan yang semakin marak.

 

Sekitar pukul 8.30 WITA, puluhan warga mulai memadati jalan masuk ke desa Ujung baji yang terletak di Tugu pertigaan desa Laguruda. Mereka membentangkan tali sehingga kendaraan roda empat tidak dapat melintas. Warga juga melakukan orasi dan membuat sejumlah atribut yang bertuliskan “tutup tambang Ujung baji”.

 

Koordinator aksi, Hasan, mengungkapkan bahwa warga Ujung baji dengan tegas menolak segala aktivitas penambangan ataupun kegiatan penggalian pasir. Dan demi menghindari pecahnya konflik di masyarakat, pemerintah maupun penegak hukun diminta untuk segera bertindak dan tidak berdiam diri atas persoalan tersebut.

 

“Kami tegas menolak penggalian pasir ataupun tambang karena telah merusak lingkungan dan meresahkan warga. Demi menghindari konflik berkepanjangan di masyarakat, pemerintah kabupaten Takalar, DPRD Takalar dan pihak kepolisian kami minta untuk segera mengambil langkah tegas untuk menghentikan tambang tersebut”… Tegas Hasan dalam orasinya.

img class="details-image" src="https://kabartimur.com/wp-content/uploads/2020/05/GARIS-PUTIH.png" draggable="false" alt="">

Pos terkait