Pastikan Bapok Aman Jelang Ramadhan, TPID Papua Barat Gelar HLM

MANOKWARI, kabartimur.com – Wakil Gubernur Papua Barat Muhammad Lakotani pastikan stok kebutuhan pokok termasuk didalamnya Minyak Goreng di Papua Barat jelang Ramadhan dan Idul Fitri aman.

Hal tersebut disampaikan Lakotani saat membuka High Level Meeting (HLM) tim pengendalian inflasi daerah (TPID) Provinsi Papua Barat, di Swissbell hotel Manokwari, Selasa (15/3/2022)

Bacaan Lainnya

“Di papua Barat masih landai, tidak sampai pada kelangkaan minyak goreng seperti didaerah lain. Kita juga akan lakukan operasi pasar/sidak pada distributor sehingga jangan sampai ada yang bermain-main dengan kebutuhan pojok masyarakat, ” jelas Lakotani saat membuka HLM-TPID Papua Barat.

Baca Juga :   Usulan 6 Dapil di Pinrang Disahkan KPU

Ia berharap melalui HLM-TPID bisa semakin meningkatkan koordinasi antara anggota TPID serta stakeholder pendukung dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, sekaligus memulihkan kondisi perekonomian.

“Dalam rangka pengendalian harga, penyelenggaraan HlM-TPID memang idealnya diselenggarakan sebelum pelaksanaan Hari Besar Keagamaan dan Nasional (HBKN) Idul Fitri serta Natal dan Tahun Baru,” ungkap Wakil Gubernur.

Dari laporan, Kepala Bulog Sub divre Manokwari Firman Mando juga menegaskan bahwa stok beras untuk 3 Bulan kedapan terjamin aman. Stok tersedia di gudang mencapai 4.137 Ton, sementara Penyaluran perbulan berkisar 1.600 Ton.

Untuk minyak goreng subsidi, Bulog Mnaokwari sedang melakukan pengajuan sebanyak 28.000 liter. Firman Berharap dapat terjawan sebelum memasuki bulan Ramadhan.

Sedangkan laporan Kepala dinas perdagangan Provinsi Papua Barat George Yarangga, untuk stok minyak goreng non subsidi yang di pemasarannya dikelola diatributor terpantau aman.

Baca Juga :   Keceriaan Kampung Iseren Menyambut Peresmian BTS 4G: Lompatan Kecil Mengangkat Kemajuan Daerah Terpencil

” Dari pantauan kami dari tiga distributor yakni, CV makmur Perkasa, PT. Sinar suri, dan CV aditya persada diakses melalui aplikasi Bapokting cukup aman meski dengan harga yang bervariasi,” Paparnya dalam  rapat. (TS)

Pos terkait