Wakil Bupati Manokwari Kunker ke Distrik Sidey Bersama Dinas Terkait

  • Whatsapp

MANOKWARI, kabartimur–Pemerintah kabupaten Manokwari yang dipimpin langsung oleh wakil bupati Manokwari Drs Edi Budoyono melakukan kunjungan kerja ke distrik Sidey balai kampung Saray bersama dengan beberpa dinas terkait usai memimpin apel gabungan senin (9/10).

Kunjungan pemerintah ke Saray merupakan respon pemerintah kepada masyrakat untuk melihat kondisi langsung yang terjadi dengan masyarakat dan apa yang menjadi kebutuhan sebut Edy saat menemui sejumlah warga Saray di kantor Balai.

Tidak lepas dari hal tersebut kunjungan kerja yang tiba_tiba saja dilakukan dengan beberapa dinas terkait setelah pihaknya menerima video dari salah satu masyarakat yang mengatasnamakan warga Saray mengirim video dimana isi video tersebut sangat menyentuh dan mengundang keprihatinan bagi pemerintah dimana warga yang mengirimkan video yang direkam langsung dari wilayah Saray dan beberpa item video tersebut memperlihatkan kondisi di wilayah Saray yang belum tersentuh oleh pembangunan dari pihak pemerintah termasuk jalan dan jembatan jelas Edi.

“Salah satu masyarakat yang Mengirim video ke saya dan langsung mengambil tindakan untuk langsung turun kesini, dan ada beberpa masukan yang disampaikan ke pemkab manokwari, namun berhubung karena bupati tugas di luar kota maka kunjungan beliau juga akan dijadwalkan berkunjung kesini” kata Edy

Edi mengakui bahwa Perjalanan yang begitu jauh untuk samapi di Kampung saray dan merupakan kunjungan pertama sejak dirinya menjabat sebagai wakil bupati Manokwari, dan kunjungan ini tidak sia_sia karena akan menjadi perhatian pemerintah mengenai kelanjutan_ kelanjutan pembangunan berikutnya terutama mengenai kebutuhan dari masyarakat yang sangat mendesak mengenai infrastruktur jalan dan jembatan dan listrik dan
Pemerintah berkewajiban mendengar suara hati masyrakat kampung Sarai.

Salah satu warga Saray yang mengaku lamber M
menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kunjungan pemerintah dan respon untu membangun di kampung Saray, sebab menyangkut infrastrukur jalan yang sangat penting.
“Tahun 2013 jalan dikampung Sarai dibangun dengan dana respek , begitu juga jembatan permanen dengan dana respeck dan belum ada bantuan dari pemerintah, namun karena saat ini sudah ada dana desa maka kami sedkkit terbantukan” ujar Lamber.

Kampung Saray adalah kampung yang sudah lama ditempati oleh penduduk dan merupakan kampung sejarah dan tertua yang ada di Sidey sehingga pihaknya berharap untuk mengetuk pintu mata pemerintah.
Kami mohon dengan segala kerendahan kedepannya bisa memperhatikan pembangunan jalan, Juga terkait lampu sebab penjaringan sudah selesai dan sudah menunggu meteran cuma saat ini masyrakat terkendala soal biaya.
Sementaa dari pihak PLN menyampaikan untuk menyiapkan meteran dan bisa menggunakan dana desa akan tetapi dalam dana desa tidak ada penganggaran sehingga kami serahkan sepenuhnya kepada pemerintah setempat dan juga sudah dimasukkan di dprd dan bapppeda tambah Lamber.

Selain itu, Terkait dengan rumah huni warga dimana 1 rumah dihuni lebih dari 1 bahkan sampai 3 kk, bahkan mengenai Pendidikan , RKB masih belum sampai 6 kelas dimana ruangan kelas belajar belum memadai untuk murid/siswa sekolah, sehingga pihaknya meminta pemkab bisa memperhatikan, dan mengenai pembangunan Pustu yang belum rampung sementara pustunya dibangun sejak 2014 namun sampai sekarang belum selesai dan warha berharap jika pembangjnanya rampung agar dilengkapi dwngan tenaga medisnya.

Menanggapi keluhan warganya Edi Budoyono prihatin dan mengatakan penderitaan cukup sampai disini dan jangan sampai bertambah lagi dan berjanji kebutuhan warga Saray Mengenai infarasturktur pemkab akan memprioritaskan.
“Akan kita programkan dan menjadi program prioritas tahun 2018 untuk peningkatan jalan, kami akan berusaha untuk memprogramkan dan akan diusahakan pada jalan utama, dan kita akan dikondisikan dengan keuangan daerah meskipun tahapan pelaksanaannya secara bertahap dan menjadi prioritas tahun depannya” ucap Edi.

Diketahui bahwa Salah satu program prioritas pemerintah kabupaten ke pusat salah satunya adalah jalan di kampung Sara

Pos terkait