Peningkatan Ruas Jalan Salu-Alang-Alang Mulai di Kerjakan, Pihak Pekerja Belum Sepenuhnya Membangun Koordinasi Lintas Sektor.

Toraja Utara, Kabartimur.com- Sesuai dengan apa yang telah disampaikan oleh kepala dinas pekerjaan umum Toraja Utara bahwa peningkatan ruas jalan Salu-Alang-Alang sudah mulai dikerjakan, pihak rekanan pemerintah Senin (10/7) telah memulai melakukan pekerjaan mereka.

Sayangnya pihak kontraktor yang mendapat kepercayaan untuk mengerjakan teknis pekerjaan ternyata belum melakukan koordinasi lintas sektor, padahal koordinasi untuk mendapatkan dukungan demi kelancaran dan kenyamanan proses pekerjaan kedepannya sangat penting untuk dilakukan.

Saat dikonfirmasi media kepala Lembang Salu induk Roni Pata Allo mengaku belum pernah menerima penyampaian dari pihak pekerja terkait rencana kegiatan mereka, sementara melalui pemerintah Lembang pihak kontraktor dapat lebih terbantu untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat sebab dalam melaksanakan pekerjaan peningkatan ruas jalan ini pihak kontraktor membutuhkan dukungan masyarakat agar bisa mengurangi volume pemanfaatan jalan. Pemerintah Lembang bisa melakukan sosialisasi kepada masyarakatnya untuk sebisa mungkin menghindari ruas jalan yang sedang mereka kerjakan untuk mendukung kelancarannya.

Baca Juga :   Dihalangi Meliput Akreditasi Puskesmas, Wartawan Kabartimur.com Laporkan Ketua Tim Survei ke Polisi

Sama halnya dengan pihak keamanan, saat dikonfirmasi melalui sambungan selulernya Kapolsek Sopai IPDA Supriadi mengaku belum menerima informasi langsung dari pihak terkait mengenai rencana kerja mereka.

Sementara sesuai dengan Pantauan media, beberapa kegiatan yang lebih tepatnya dilakukan oleh aparat justru diambil alih karyawan perusahaan, seperti mengatur lalu lintas, cara yang digunakan juga terkesan gaya preman seperti memalang ruas jalan dengan menggunakan motor, meski untuk salah satu titik menggunakan kayu lapuk. Bahkan palang kayu lapuk yang mereka pasang tidak juga mereka lepas ketika mereka sudah istirahat. Sesuai dengan pantauan media, kayu yang mereka gunakan masih terpasang hingga malam hari sementara kegiatan pekerjaan sedang tidak berjalan.

Pos terkait