Parade Budaya Pesparawi XIV Ubah Manokwari Jadi Panggung Keberagaman Nusantara

Manokwari, kabartimur.com – Parade budaya yang melibatkan kontingen dari 38 provinsi menjadi salah satu magnet dalam rangkaian Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari, Papua Barat, Jumat (19/6/2026). Ribuan peserta memadati jalan protokol Kota Manokwari dengan mengenakan busana adat dan menampilkan kekayaan budaya dari berbagai daerah di Indonesia.

Karnaval berlangsung semarak dengan suguhan atraksi seni, tarian tradisional, serta miniatur rumah adat yang dibawa masing-masing kontingen sebagai simbol identitas budaya daerah. Tidak hanya diikuti peserta Pesparawi, parade juga dimeriahkan oleh berbagai paguyuban dan keluarga besar daerah yang menetap di Papua Barat sehingga semakin memperkaya keberagaman yang ditampilkan.

Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani, secara resmi melepas peserta yang menempuh rute sekitar tiga kilometer. Ribuan warga terlihat memadati sepanjang jalur karnaval untuk menyaksikan kemeriahan parade budaya yang menyulap Manokwari menjadi panggung persatuan Nusantara.

Baca Juga :   Pemilihan Serentak Tahun 2024, Bawaslu Papua Barat Gelar Konsolidasi Bersama Awak Media di Manokwari

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama, Jeane Marie Tulung, mengatakan parade budaya menjadi bukti nyata bahwa keberagaman Indonesia merupakan kekuatan yang mampu menyatukan masyarakat.

“Karnaval budaya ini menjadi cerminan nyata wajah Indonesia yang majemuk. Keberagaman budaya dan agama dapat berjalan beriringan dalam suasana yang harmonis, saling menghormati, dan memperkuat persaudaraan kebangsaan,” ujar Jeane.

Di lokasi finis, para peserta disambut Direktur Urusan Agama Kristen Luksen Jems Mayor, Sekretaris Ditjen Bimas Kristen Johni Tilaar, Ketua Harian Panitia Pesparawi Nasional Yakob Fonataba, Bupati Manokwari Hermus Indou, Wakil Bupati Manokwari Mugiyono, unsur Forkopimda, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Parade budaya menjadi salah satu agenda paling menarik dalam Pesparawi Nasional XIV yang berlangsung pada 18–28 Juni 2026. Selain menjadi ajang unjuk kekayaan budaya Indonesia, kegiatan ini juga menjadi daya tarik bagi masyarakat dan tamu dari berbagai daerah yang hadir di Manokwari. (Red/*)

Baca Juga :   Pandangan Aktivis Perempuan Terhadap Kinerja Pj Gubernur Dalam Penanganan Stunting di Papua Barat

Pos terkait