Mahasiswa KKN UNCRI Mulai Pengabdian di Kampung Udopi, Siap Hadirkan Program Berdampak bagi Masyarakat

MANOKWARI, Kabartimur.com – Mahasiswa Kelompok VIII Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan III Universitas Caritas Indonesia (UNCRI) melakukan kunjungan awal ke Kampung Udopi, Distrik Manokwari Barat, Rabu (15/7/2026), sebagai langkah awal pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk mengenali kondisi wilayah, memetakan potensi kampung, serta mengidentifikasi kebutuhan masyarakat yang akan menjadi dasar penyusunan program kerja selama masa KKN.

Sebanyak 17 mahasiswa yang terdiri atas tujuh mahasiswa Fakultas Hukum dan sepuluh mahasiswa Fakultas Ekonomi mengikuti kegiatan tersebut. Mereka didampingi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Netty Torano, S.E., M.M.

Rombongan diterima langsung oleh Kepala Kampung Udopi, Marthen Simerbouw, yang menyampaikan apresiasi kepada Universitas Caritas Indonesia karena telah mempercayakan Kampung Udopi sebagai lokasi pelaksanaan KKN.

Marthen berharap kehadiran mahasiswa tidak sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi mampu menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga :   Bupati Manokwari Serahkan SK PPPK Bagi Tenaga Kesehatan dam Pendidikan Formasi 2023

“Saya mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa Universitas Caritas Indonesia yang telah memilih Kampung Udopi sebagai lokasi KKN. Selama berada di sini, kami berharap adik-adik mahasiswa dapat memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan meninggalkan sesuatu yang bermanfaat bagi kampung ini,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar seluruh program yang dilaksanakan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Menurutnya, mahasiswa KKN pada tahun-tahun sebelumnya telah meninggalkan berbagai hasil yang hingga kini masih dirasakan manfaatnya.

Selain itu, Marthen menjamin keamanan seluruh peserta selama menjalankan kegiatan di Kampung Udopi.

“Soal keamanan tidak perlu dikhawatirkan. Selama berada di kampung ini saya menjamin keamanan seluruh mahasiswa. Kami siap mendukung setiap kegiatan yang akan dilaksanakan,” tegasnya.

Marthen menjelaskan, Kampung Udopi memiliki sekitar 165 kepala keluarga (KK) dan dikenal sebagai Kampung Nusantara karena dihuni masyarakat dari berbagai daerah seperti Toraja, Makassar, Manado, serta berbagai suku lainnya yang hidup berdampingan dengan masyarakat asli Papua (OAP). Mayoritas warga OAP berprofesi sebagai petani dengan hasil panen yang dipasarkan ke Pasar Wosi, Manokwari.

Baca Juga :   Launching TIC dan Lounge JM Tasindo , Bupati Manokwari Harap Sektor Pariwisata dan Kesejahteraan Meningkat

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan Netty Torano menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari Pemerintah Kampung Udopi. Ia berharap sinergi antara pemerintah kampung, masyarakat, dan mahasiswa dapat mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan KKN.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kepala Kampung beserta seluruh masyarakat Kampung Udopi yang telah menerima mahasiswa KKN Universitas Caritas Indonesia dengan sangat baik. Kami berharap seluruh program kerja dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Netty menambahkan, KKN merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Karena itu, mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus belajar dari kehidupan masyarakat.

Ketua Kelompok VIII KKN Angkatan III UNCRI, Alfri Delima, mengatakan seluruh anggota kelompok berkomitmen membangun hubungan yang baik dengan masyarakat serta melaksanakan program kerja secara maksimal.

Baca Juga :   Malam Minggu Bersama Satlantas Polres Halteng di Gobi Cafe Weda

“Kami berharap kehadiran kami dapat diterima sebagai bagian dari masyarakat Kampung Udopi selama pelaksanaan KKN. Kami siap bekerja sama, belajar dari masyarakat, dan memberikan kontribusi terbaik melalui berbagai program yang akan kami laksanakan,” ujar Alfri.

Melalui kunjungan awal tersebut, Kelompok VIII KKN Angkatan III Universitas Caritas Indonesia optimistis program-program yang akan dijalankan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Kampung Udopi sehingga memberikan manfaat yang berkelanjutan sebagai wujud nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. (Red/*)

Pos terkait