Ini Penjelasan Kajari Bone Terkait Insiden Pengusiran warga

  • Whatsapp

BONE,KABARTIMUR-Kajari Watampone, Muhammad Natsir Hamzah SH,
menjelaskan masalah yang memicu aksi unjuk rasa kemarin
terhadap dirinya.
Hari Selasa (12/7) warga datang ke Kejaksaan Bone
mempertanyakan kasus keluarganya terkait penyerobotan tanah,
yang ditangani oleh kejaksaan yang belum p21.
”Kasus itu belum rampung karena Kejaksaan masih memerlukan
bukti yang cukup dari Kepolisian. Sebab jangan sampai
Kejaksaan melakun penuntutan, sementara belakangan ditemukan
adanya bukti kepemilikan atas lahan tersebut,”jelas Hamzah
Sedangkan terkait in.siden pengusiran terhadap warga itu
lantaran warga yang bersangkutan sudah terlihat emosional,
apalagi saat ditanya apakah dia merekam pertemuan itu.
Karena suasana yang tidak kondusif itulah akhirnya kajari
meminta agar warga tersebut keluar dari ruangan.
“kata-kata yang kami lontarkan kemarin dengan menyuruh warga
tersebut untuk keluar dari ruangan ini, disebabkan warga
tersebut diduga melakukan perekaman pembicaraan, saat hal
tersebut kami pertanyakan, dia marah-marah, sehingga saya
menyuruh warga tersebut untuk keluar dari ruangan ini, dan
terkhusus untuk hal tersebut, saya sudah menyatakan meminta
maaf karena sebagai orang islam, tidak ada salahnya untuk
meminta maaf, “ucap Hamzah saat memberi penjelasan kepada
wartawan.(Indra)

Pos terkait