Ikatan Keluarga Flobamora dan Sejumlah Komunitas di Wondama Galang Dana untuk Korban Bencana NTT

  • Whatsapp

WASIOR – Ikatan Keluarga Flobamora (IKF) Kabupaten Teluk Wondama bersama sejumlah komunitas lokal di Wondama dalam seminggu terakhir melakukan penggalangan dana untuk korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Aksi sosial bertajuk ‘Teluk Wondama for NTT’ dilakukan dengan meminta sumbangan dari para pengguna jalan dan warga yang melintas, mengumpulkan dana suka rela secara pribadi dari warga NTT juga para tokoh serta membuka posko induk untuk menerima sumbangan berupa uang dan pakaian layak pakai dari masyarakat yang peduli.

“Aksi ini kita lakukan sebagai bentuk kepedulian dan rasa empati terhadap saudara-saudara kita di NTT yang terkena bencana,”ucap Wakil Ketua IKF Teluk Wondama Pendeta Mardianto Tungga di sela-sela penggalangan dana di seputaran Taman Masasoya Topai Wasior, Rabu sore (14/4/2021).

Sebelumnya komunitas Sane Siri yang beranggotakan pemuda-pemudi asli Teluk Wondama juga telah melakukan aksi Peduli NTT dengan menggalang dana di sejumlah titik dalam kota Wasior.

Syane Suabey, salah satu pengurus komunitas Sane Siri mengatakan aksi Peduli NTT dilakukan sebagai wujud solidaritas terhadap korban bencana di NTT yang mengakibatkan ratusan orang meninggal dunia dan ratusan lainnya terluka.

“Wondama pernah mengalami bencana serupa (banjir bandang 2010). Jadi kita merasa senasip sepenanggungan dengan saudara-saudara kita di NTT sehingga kita melakukan aksi ini untuk membantu mereka di sana,”ucap Syane.

Solidaritas untuk NTT juga datang dari komunitas keagamaan. Kamis pagi (15/4), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Teluk Wondama juga menggelar penggalangan dana di jalan-jalan utama kota Wasior untuk disumbangkan kepada korban bencana di NTT.

Beberapa denominasi gereja juga telah menyalurkan bantuan uang yang dikumpulkan dari jemaat ke posko Peduli NTT.

Adapun hingga Kamis (15/4), sumbangan dana yang terkumpul di Posko Peduli NTT telah mencapai puluhan juta rupiah. Sumbangan yang diterima datang dari berbagai elemen termasuk dari lembaga gereja.

“Rencananya kita akan mengantar langsung sumbangan dari masyarakat Teluk Wondama ke NTT supaya bisa diterima langsung oleh mereka yang menjadi korban,”kata Pendeta Mardianto Tungga sembari menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Teluk Wondama yang telah memberikan sumbangan.(Nday)

Pos terkait