DPRK Wondama Usul Beasiswa bagi Pelajar dan Mahasiswa Kurang Mampu, Dana Otsus untuk Sarjana Hingga Doktor

WASIOR, Kabartimur.com – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Teluk Wondama, Papua Barat mengusulkan perlunya pengalokasian anggaran untuk beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu di daerah itu.

DPRK juga mendorong optimalisasi dana otonomi khusus (Otsus) untuk biaya pendidikan bagi putera-puteri orang asli Papua (OAP) di Wondama yang menempuh kuliah jenjang S1, S2 hingga S3.

Hal ini disampaikan melalui Pokok-pokok Pikiran DPRK pada forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Teluk Wondama Tahun 2027 sekaligus Musrenbang Otsus, Jumat lalu di Gedung Sasana Karya Kantor Bupati Teluk Wondama di Rasiei.

“Pemerintah Daerah perlu menyiapkan anggaran untuk membantu pendidikan bagi anak-anak kita yang bersekolah supaya tidak putus sekolah. Dana Otsus itu harus dipakai untuk membangun SDM supaya mereka juga bisa memiliki kemampuan untuk membangun daerah ini, “kata Wakil Ketua II DPRK Wondama Soleman Karubuy.

Baca Juga :   Perubahan APBD 2021, Pemkab Wondama Ajukan Tambahan Belanja Daerah 33 Miliar

Berkaitan dengan pendidikan, DPRK Wondama juga mendorong dilakukan penataan ulang guru di berbagai sekolah, penambahan guru pada mata Pelajaran tertentu yang masih terbatas serta peningkatan kesejahteraan para guru.

“Kami mengusulkan adanya penyusunan roadmap pendidikan untuk percepatan peningkatan mutu layanan pendidikan di Kabupaten Teluk Wondama, “ucap Karubuy yang tampil mewakili Ketua DPRK Aplena Dimara.

Sebagai informasi, Pemkab Teluk Wondama selama ini telah menyediakan anggaran dari dana Otsus untuk bantuan pendidikan bagi pelajar dan mahasiswa OAP Wondama.

Sesuai data dari Bagian Kesra Setda yang menangani urusan ini, untuk tahun 2026 Pemkab Wondama mengalokasikan Rp2 miliar dana Otsus untuk bantuan pendidikan bagi putera-puteri asli Wondama.

Anggaran itu dibagi dua masing-masing Rp1 miliar untuk mahasiswa kedokteran dan mahasiswa umum.

Khusus bagi mahasiswa umum, besaran bantuan yang diterima bervariasi disesuaikan dengan pekerjaan orang tua dengan kisaran 2,5 juta hingga 4,5 juta perorang. (Nday)

Baca Juga :   Selvi Gibran Tinjau SDN 06 Sowi, Ajak Siswa Bijak Gunakan Internet dan Peduli Lingkungan

 

Pos terkait