Delapan Objek Wisata di Tana Toraja Jadi Penyumbang PAD

  • Whatsapp

Tana toraja kabar timur—Pelaksana tugas harian Dinas Pariwisata Rospina Napa’ Biringkanae meralat pernyataannya terkait jumlah pemasukan PAD dari sektor pariwisata yang kini dipimpimnnya.
Menurut Rospita, jumlah Rp1,5 Miliar yang disebutkannya itu adalah jumlah yang sifatnya komulatif dari 8 objek wisata di Tana Toraja.
“Jumlah Rp 1,5 Miliar itu adalah Jumlah komulatif,”jelas Rospita meluruskan Penjelesannya.
Delapan objek wisata yang selama ini berkontribusi menyumbang PAD bagi Tana Toraja adalah,
Suaya dan Tampangallo (objek wisata kuburan alam) ,
Kambira dan Sayuan Sarapung (objek wisata baby grave-Sangalla), Tilanga’ (objek wisata air) rantemo
Makula (objek wisata Lemo (objek wisata kuburan alam) rantelemo
Tumbang datu-bebo (objek wisata kampung adat) sangalla utara
Buntu Burake (objek wisata religi – patung jesus memberkati) dan makale
Pango pango (objek wisata agro) Makale Selatan
Menurut Rospita, sebanyak 40 sampai 50 persen PAD dari pariwista di Tana Toraja disumbang dari objek wisata Buntu Burake. “Saya optimis, ditahun, 2018 ini objek wisata Buntu Burake bisa lebih banyak lagu menghasilkan PAD bagi Tana Toraja,”ujar Rospita. Keyakinan Rospita itu setelah adanya penambahan fasilitas di sekitar Buntu Burake seperti )memiliki toilet yang berstandar inter nasional serta toilet umum dikatakan toilet inter nasional karena sudah ada fasitas untuk penyandang disibilitas.(tim)

Pos terkait