WASIOR, Kabartimur.com – Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia mengharapkan Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama melanjutkan hasil kerja Tim Ekspedisi Patriot (EP) Universitas Indonesia (UI) Tahun 2026 di Kawasan Transmigrasi Werianggi-Werabur.
Harapan itu disampaikan Staf Khusus Menteri Transmigrasi Brigjen Pol Muhammad Iqbal yang hadir mewakili Menteri Iftitah Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara pada kunjungan kerja ke Kawasan Transmigrasi Werianggi-Werabur Distrik Nikiwar Kabupaten Teluk Wondama, Sabtu, 7 November 2026.
Selama empat bulan melaksanakan pengabdian masyarakat di Kawasan Transmigrasi Werianggi-Werabur, Tim EP Universitas Indonesia telah menghasilkan beberapa kegiatan yang membawa manfaat langsung kepada masyarakat setempat.
Antara lain optimalisasi PLTS Kampung Werianggi yang awalnya hanya beroperasi 12 jam dan sering mengalami gangguan kini bisa beroperasi penuh sehingga beberapa fasilitas penting seperti balai kampung, gereja, PAUD dan SD hingga Puskesmas bisa mendapatkan pasokan listrik 24 jam.
Pasar Nikiwar di Werianggi yang telah mati suri selamat hampir 11 tahun juga kini bisa diaktifkan kembali berkat upaya dan pendampingan dari Tim EP UI.
Di bidang pemberdayaan ekonomi, Tim EP UI pun berhasil mengembangkan komoditas lokal terutama buah pala dan minyak menjadi produk turunan yang bernilai ekonomi tinggi yang telah terjual di sejumlah outlet di Manokwari dan Wasior.
Termasuk pelaksanaan Festival Budaya Wamesa (FBW) yang untuk pertama kalinya digelar pada 6-7 November 2026. FBW merupakan bagian dari upaya menjaga dan melestarikan seni budaya dan tradisi lokal Suku Besar Wamesa sekaligus sebagai promosi kekayaan budaya daerah.
“Kementerian Transmigrasi sungguh mengapresiasi apa yang telah dilakukan Tim EP Universitas Indonesia di Kawasan Transmigrasi Werianggi-Werabur. Kami berharap semua ini bisa dilanjutkan oleh Pemerintah Daerah agar apa yang telah ada bisa membawa dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat di daerah ini, “kata Brigjen Muhammad Iqbal membacakan sambutan tertulis Menteri Transmigrasi.
“Karena itu atas nama Bapak Menteri Transmigrasi, saya berharap bapak bupati Auri memastikan apa-apa yang telah dihasilkan Tim Ekspedisi Patriot ini dapat dilanjutkan. Karena kalau tidak berkelanjutan, ini akan menjadi sia-sia, “lanjut Iqbal.
Menteri Iftitah menekankan, pembangunan kawasan transmigrasi tidak hanya berhenti pada penyediaan infrastruktur. Tetapi harus mampu meningkatkan kualitas SDM, memperkuat kelembagaan masyarakat, mengembangkan potensi ekonomi lokal serta menjaga dan menghidupkan nilai-nilai sosial budaya masyarakat setempat.
Karena itu, dia menilai Festival Budaya Wamesa (FBW) yang diinisiasi Tim EP UI menjadi momentum penting yang memperlihatkan bahwa kegiatan Ekspedisi Patriot 2026 tidak hanya berhenti pada penelitian, pemetaan dan penyusunan rekomendasi.
Tetapi telah bergerak pada aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan kawasan transmigrasi.
“Dalam konteks ini, Tim Ekspedisi Patriot memiliki peran strategis sebagai jembatan antara pengetahuan akademik, kebijakan pemerintah dan kebutuhan nyata masyarakat di Kawasan transmigrasi Werianggi -Werabur, “kata Menteri Iftitah.
Bupati Teluk Wondama Elysa Auri mengapresiasi Program EP Tahun 2026 di Kawasan Transmigrasi Werianggi-Werabur yang menurutnya telah membawa dampak positif bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat.
Bupati mengajak masyarakat serta seluruh jajaran Pemda terus membangun kolaborasi dengan Tim EP juga pihak terkait lainnya agar apa yang telah dihasilkan Tim EP Universitas Indonesia bisa menjadi terus ditingkatkan dan berkelanjutan
“Mari terus apa yang sudah dilakukan ini terus kita tingkatkan supaya semua kolaborasi yang telah dilakukan bisa meningkatan ekonomi yang lebih baik lagi dan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat di wilayah ini, “ujar bupati.
Dalam kunjungan ke Werianggi, Stafsus Menteri Transmigrasi Brigjen Iqbal didampingi dua orang direktur dari Ditjen PEMT berkesempatan meninjau aktivitas di Pasar Werianggi yang kembali aktif setelah lebih kurang 11 tahun berdiri, berkunjung ke rumah kreatif tempat pengelolaan berbagai produk UMKM serta meninjau tempat persemaian kakao.
Selain Bupati Elysa Auri, turut hadir dalam acara kunjungan kerja Stafsus Kementrans, Ketua DPRK Aplena Dimara, Kapolres AKBP Bayu Dewasto, Dandim 1811 Letkol Inf Alfian Erwin Syahputra, Wakil Bupati Antonius Alex Marani serta Sekda Aser Waroy. (Nday)







