Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Meminta DPRD dan Bupati Toraja Menolak Wacana Wisata Halal

  • Whatsapp
Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Meminta DPRD dan Bupati Toraja Menolak Wacana Wisata Halal.

Tana Toraja Kabartimur.Com

Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Toraja mendatangi Gedung DPRD Tana Toraja untuk mendesak Bupati dan DPRD Tana Toraja menolak Wacana Wisata Halal di Toraja, Rabu 13/03/2019.

Kedatangan Aliansi Mahasiswa dan masyarakat Toraja di depan Gedung DPRD Tana Toraja diterima langsung Wakil Bupati Tana Toraja Victor Datuan Batara, Ketua DPRD Welem Sambolangi, Wakil Ketua Andarias Tadan, Stefanus Maluangan Maria Jesepin Palamba.

“Saya sebagai Wakil Bupati Tana Toraja menolak Wisata Halal, yang jelas sikap saya sama seperti Mahasiswa dan Masyarakat Toraja menolak Wisata Halal di Toraja, selamat berjuang kita bersama-sama menolak Wisata Halal” tutup Victor.

Pernyataan yang sama juga di sampaikan Ketua DPRD Tana Toraja Welem Sambolangi mengatakan atas nama pribadi dan atas nama DPRD Kabupaten Tana Toraja menyatakan “Menolak Wisata Halal”, dua hari lalu juga kami menerima aspirasi yang sama jelas sikap DPRD menolak Wisata Halal di Tana Toraja.

Untuk itu terima kasih atas semangat, atas niat, atas komitmen Sang Torayan, Katorayanta masih menggelora hari ini, untuk itu saya mau sampaikan lagi Toraja dibanggakan karena Budayanya, Toraja dihargai karena Adatnya, Toraja dikenal karena Kearifan Lokalnya, untuk itu apa yang sudah ada hari ini dari dulu sampai hari ini tetap kita jaga bersama, tegas Welem.

Sementara Bupati Tana Toraja di depan Gabungan Mahasiswa dan Masyarakat Toraja mengatakan, terima kasih adek-adek semua, saudara-saudara saya semua, saya bangga dengan kamu, apa yang telah disampaikan dan dipertimbangkan oleh Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Tana Toraja tidak ada lain pertimbangan dari saya, selain mau tetap bersama-sama dengan Anggota Dewan yang terhormat.

“Kalau Dewan DPRD) sudah menolak saya juga katakan kepada kamu,  menolak Wisata Halal”. tutup Nico

Walaupun pernyataan Bupati Tana Toraja sudah mennyatakan sikap menolak Wisata Halal, tapi bagi mahasiswa belum cukup karena belum ada pernyataan tertulis yang ditanda tangani oleh Bupati Tana Toraja tentang pernyataan menolak Wisata Halal.

Sehingga begitu Bupati Tana Toraja meninggalkan pelataran Gedung DPRD, Mahasiswa pun mengejar Bupati hingga ke depan Rumah Makan (RM) Depot 99 untuk menanda tangani surat pernyataan menolak Wisata Halal yang bermaterai.

Setelah selesai menanda tangani surat pernyataan tersebut akhirnya petugas dari Kepolisian menyuruh mahasiswa untuk membubarkan diri karena pernyataan Bupati Tana Toraja yang menolak Wisata Halal sudah ditandatangani. (titus)

 

 

Pos terkait