3 Komisi di DPRD Kab. Tana Toraja Menolak Wacana Wisata Halal

  • Whatsapp
3 Komisi di DPRD Kab. Tana Toraja Menolak Wacana Wisata Halal

Tana Toraja Kabartimur.Com

Sehubungan dengan isu penerapan wacanana “Wisata Halal” di Tana Toraja dan Toraja Utara 3 Komisi yang ada di DPRD Kabupaten Tana Toraja yang menerima Aspirasi dari  Aliansi Pemuda Toraja Bersatu dengan tegas mengatakan “sangat menolak”.

Pernyataan ini disampaikan oleh 3 Komisi yang ada di DPRD Kabupaten Tana Toraja di depan Ratusan Aliansi Pemuda Toraja Bersatu dalam Gedung DPRD Kab. Tana Toraja, Senin 11/03/2019.

Dari Komisi III HP Kristian Lambe menjelaskan bahwa dalam undang-undang Kepariwisataan tidak ada yang mengatur khusus ada “Wisata Halal”, yang diatur adalah wisata secara umum, apapun namanya undang-undang itu lebih tinggi dibanding peraturan Gubernur atau Bupati, tegas Kristian HP. Lambe.

Ketiga Komisi DPRD Kab. Tana Toraja yang hadir menerima Aspirasi dari Aliansi Pemuda Toraja Bersatu semuanya mengatakan menolak wacanana “Wisata Halal” di Toraja, diantaranya, Yariana Somalinggi, Josephine Maria Palamba, Sony Palullungan, Kristian HP Lambe, Luther Patasik, dan Nico Mangera.

Sementara Ketua Aliansi Pemuda Toraja Bersatu, Pradyan Bandaso Londong Allo mendesak DPRD Tana Toraja, PEMDA Tana Toraja dan Toraja Utara untuk menentukan sikap menolak penerapan wacanana “Wisata Halal” di Toraja.

Begitu Juga dengan pernyatan Kadis Pariwisata Tana Toraja di Media yang menyatakan sikap menyetujui penerapan Wisata Halal di Toraja Ketua Aliansi Pemuda Toraja Bersatu mendesak untuk segera mencabutcabutnya, tegas Pradyan Bandaso’.

Menurut Ketua Aliansi Pemuda Toraja Bersatu kehadiran atau wacana penerapan “Wisata Halal” di Toraja sangat menciderai hati nurani kami sebagai masyarakat Toraja karena sikap Toleransi antar Pemeluk Agama yang berbeda di Toraja sudah terjalin sejak dulu dan tidak mempemasalahkan soal Halal, karena di Toraja dalam satu rumah ada  sampai tiga agama atau berbeda keyakinan dan tidak ada masalah, jelas Pradyan. (titus)

 

Pos terkait