Kegiatan yang berlangsung khidmat ini mengusung tema besar “Dari Perempuan untuk Kemajemukan, Menyentuh Hati Membentuk Masa Depan”. Seminar tersebut menjadi refleksi perjuangan RA Kartini dalam konteks pembangunan modern di Tanah Papua.
Ketua TP PKK Kabupaten Manokwari, Febelina Indou, mengatakan bahwa peringatan Hari Kartini tidak boleh hanya menjadi agenda seremonial tahunan. Ia menegaskan, TP PKK memiliki tanggung jawab moral untuk meningkatkan kapasitas perempuan di Manokwari.
“Seminar ini adalah komitmen kami untuk memperkuat peran perempuan sebagai pilar keluarga. Semangat perjuangan RA Kartini harus menjadi inspirasi bagi setiap perempuan di Manokwari untuk terus bertumbuh,” ujarnya.
Menurut Febelina, perempuan juga harus mampu beradaptasi di tengah kemajemukan sosial. Tidak hanya berdaya secara personal, tetapi juga berperan sebagai penggerak harmoni sosial.
“Kami ingin perempuan mampu menyentuh hati dan membentuk masa depan generasi penerus,” tambahnya.
Seminar ini diikuti oleh pengurus TP PKK dari tingkat distrik hingga kelurahan, serta berbagai organisasi perempuan di Manokwari. (Red/*)






