Sekda Haltim Pastikan Guru di OPD Dikembalikan ke Sekolah, Nakes Berlebih Dialihkan ke RS Pratama Wasileo

HALMAHERA TIMUR, Kabartimur.com – Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Maluku Utara, akan mengembalikan guru Sekolah Dasar (SD) dan Taman Kanak-kanak (TK) yang selama ini bertugas di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis ke sekolah asal masing-masing. Selain itu, tenaga kesehatan (nakes) yang berlebih di sejumlah puskesmas dan RSUD Maba akan dialihkan ke RS Pratama Wasileo.

Sekretaris Daerah Halmahera Timur, Ricky Chairul Rifat, mengatakan kebijakan tersebut merupakan bagian dari penataan distribusi tenaga pendidik dan tenaga kesehatan agar pelayanan kepada masyarakat berjalan lebih optimal.

“Guru SD dan TK yang saat ini bertugas di OPD teknis akan dikembalikan ke sekolah asalnya. Begitu juga tenaga kesehatan yang berlebih di puskesmas maupun RSUD Maba akan dialihkan ke RS Pratama Wasileo agar pelayanan kesehatan dapat berjalan maksimal,” kata Ricky saat ditemui di Kantor Bupati Halmahera Timur, Kamis (16/7/2026).

Baca Juga :   Masa kepemimpinan Ubaid-Anjas Tiga Tahun Lebih Mampu Menyelesaikan Berbagai Infrastruktur Pembangunan

Ricky menjelaskan, dari sisi sumber daya manusia, RS Pratama Wasileo telah memiliki tenaga medis yang cukup untuk mulai beroperasi. Namun, operasional rumah sakit masih terkendala belum tersedianya infrastruktur kelistrikan.

Menurutnya, pengadaan trafo dan sarana pendukung listrik belum terakomodasi dalam APBD 2026. Untuk mengatasi kendala tersebut, Pemkab Haltim menggandeng perusahaan pertambangan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

“Pemda bekerja sama dengan perusahaan pertambangan melalui program CSR untuk membantu pengadaan trafo dan kebutuhan listrik RS Pratama Wasileo. Sementara biaya operasional listrik akan ditanggung hingga nantinya diakomodasi dalam APBD 2027,” ujarnya.

Ia berharap dukungan tersebut dapat mempercepat operasional RS Pratama Wasileo sehingga pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah Wasileo dan sekitarnya dapat segera berjalan secara optimal.

Di sisi lain, penataan kembali distribusi guru dan tenaga kesehatan diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan maupun kesehatan secara lebih merata di Kabupaten Halmahera Timur. (Red/*)

Baca Juga :   Tim Saber Pungli Gencar Sosialisasi, Khumaidi: Hiduplah Sederhana!

Pos terkait