PMI Papua Barat Ikut Berkontestasi Ke Tingkat National Youth Champions dan FORPIS 2021

  • Whatsapp

MANOKWARI- Stanitz Walfrin Ramandey, asal SMA Negeri 1 Manokwari, mewakili PMI Papua Barat mengikuti sekaligus Pemilihan Koordinator Forum Remaja Palang Merah Indonesia (Forpis) tingkat Nasional tahun 2021-2022, dengan berbagai rangkaian kegiatan sejak bulan Agustus hingga tanggal 02 Oktober 2021, secara daring.

PMR adalah wadah pembinaan serta pengembangan anggota remaja yang merupakan generasi muda PMI. Proses pembinaan PMR dilaksanakan oleh PMI melalui sekolah yang memiliki unit PMR untuk menciptakan remaja yang memiliki karakter “Bersih, Sehat, Kepemimpinan, Peduli, Kreatif, Kerjasama, Bersahabat, Ceria, Aman dan Selatan”. Kebijakan federasi melibatkan remaja dilakukan sejak 1999. Remaja perlu dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan, mulai dari yang terkait dengan kebijakan, program, maupun kegiatan.

Bacaan Lainnya

Sekretaris PMI Papua Barat, Roger Steven Tanamal, mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan “National Youth Champions” sekaligus Pemilihan Koordinator Forpis tingkat Nasional yaitu melibatkan para remaja dalam setiap kegiatan PMI sebagai mitra kerja di bidang manajemen, pelaksana, maupun penerus program, menerapkan Tri Bakti PMR, dalam pengembangan karakter, kepemimpinan, kemampuan untuk pengambilan keputusan, keterampilan hidup dan meningkatkan kapasitas PMR dalam pemahaman isu pengurangan risiko dan kesehatan.

Lanjutnya, bahwa dengan informasi yang sangat singkat sehingga, dilakukan koordinasi agar penyiapan peserta PMR dilakukan pada PMI Cabang Manokwari agar dapat mewakili PMI Papua Barat.

“Dukungan dan perhatian pengurus PMI Cabang Manokwari serta pihak sekolah dan orang tua maupun Pengurus PMI Papua Barat hingga Pusat serta sesama rekan relawan, merupakan bagian terpenting sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan untuk melakukan berbagai perubahan melalui koordinasi dan komunikasi yang efektif. Terimakasih kepada semua pihak yang sudah mengambil bagian sehingga seluruh proses telah berjalan baik dan lancar” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Relawan PMI Papua Barat, Yohanes Ada’ Lebang, mengakui bahwa koordinasi dan komunikasi antara pusat dan provinsi kedepan diharapkan lebih baik lagi sehingga penyiapan administrasi peserta ditingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota dapat benar benar dilakukan dengan mekanisme yang sesuai dan diharapkan.

“Apa yang diharapkan terkait pembentukan Forpis ditingkatan PMI Provinsi dengan pelibatan jejaring dengan Forpis di tingkat PMI Kabupaten/Kota belum dapat kami lakukan mengingat pelaksanaan tahapan kegiatan ini telah dilaksanakan hingga tanggal 12 September. Keterwakilan PMI Papua Barat, membuktikan bahwa PMR/relawan PMI Papua Barat ada untuk kemanusiaan” imbuh Lebang.

Proses pembinaan PMR dilaksanakan oleh PMI melalui sekolah yang memiliki unit PMR untuk menciptakan remaja yang memiliki karakter “Bersih, Sehat, Kepemimpinan, Peduli, Kreatif, Kerjasama, Bersahabat, Ceria, Aman dan Selatan”. Sehingga menjadi tanggungjawab semua pihak untuk menyiapkan generasi dan relawan kemanusiaan melalui Palang Merah Indonesia (PMI).

Selain terpilihnya Koordinator Forpis tingkat Nasional tahun 2021-2022, oleh perwakilan PMI Jawa Tengah. Peserta kegiatan juga diharapkan dapat membuat: rencana tindak lanjut dan Pembuatan Database Relawan PMR yang tersedia di setiap Provinsi. Sedangkan sesuai Program PMI Pusat tahun 2022 pada Bidang Relawan, rencana melaksanakan kegiatan Jumbara (Jumpa Bakti Gembira) PMR pada bulan Juli di Provinsi Bangka Belitung dan Pelatihan Relawan pada bulan Februari/Maret.(JL/Red)

Pos terkait