Pjs Bupati Minta Disnakertarans Manokwari Komitmen Programkan Pelatihan Kerja Bagi OAP Setiap Tahunnya

MANOKWARI- Sebagaimana Undang-undang nomor 13 tahun 2003 tentang ketengaakerjaan dalam pasal 4 mengamanatkan bahwa pembangunan ketengakerjaan bertujuan untuk memberdayakan dan mendayagunakan tenaga kerja secara optimal dan manusiawi, mewujudkan pemertaan kesempatan kerja dan penyediaan tenaga kerja dan penyediaan tenaga kerja terampil yang sesuai dengan kebutuhan Pembangunan nasional dan daerah yang memberikan perlindungan kepada tenaga kerja dalam mewujudkan kesejateraan tenaga kerja dan keluarga.

Berdasarkan hal tersebut maka pemerintah kab.Manokwari terus berupaya dan berkomitmen untuk selalu memprogramkan kegiatan pelatihan kerja bagi masyarakat khususnya pencari kerja orang asli papua pada setiap tahun seperti yang dilaksanakan oleh dinas tenaga kerja dan transmigrasi .

Sebagaimana Pemerintah kabupaten Manokwari melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi menggelar kegiatan pelatihan Kewirausahaan kepada 48 peserta yang terbagi dalam 4 kejuruan, yakni kejuruan teknis las listrik sebanyak 12 orang , kejuruan bengkel motor, kendaraan ringan sebanyak 10 orang, kejuruan tata boga sebanyak 20 orang dan kejuruan pertukangan sebanyak 6 orang dimana peserta berasal dari beberapa kelurahan di kabupaten Manokwari.

Baca Juga :   Pekerjaan Tanah Rubuh Jadi Atensi Kajari

Kegiatan yang berlangsung selama lima hari (29 september 2020 hingga 3 oktober 2020) dibuka oleh pjs bupati Manokwari Roberth Rumbekwan dihotel Solideo Glorya SMK Negeri 3 Manokwari (29/9).

Dalam Sambutannya pjs Bupati Roberth Rbekwan mengatakan bahwa Pembangunan ketengaakerjaan merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan pembangunan nasional secara keseluruhan dimana pembangunan ketenagakerjaan mempunyai dimensi yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan pembinaan dan pendayagunaan angkatan kerja serta perlindungan dan kesejahteraan.

Menurutnya, pembangunan ketenagakerjaan mempunyai sifat yang sangat inklusif karena melibatkan banyak pihak baik lembaga pemerintah , swasta maupun masyrakat sampai saat ini masalah ketenagakerjaan masih cukuo kompleks seperti besaranya jumlah penganggur seiring jumlah angkatan kerja yang kian meningkat.

Rumbekwan menyebut bahwa program pelatihan kerja yang dilaksanakan saat ini sebanyak 4 kegiatan diantaranya pelatihan teknik las listrik, pelatihan bengkel motor, pelatihan pertukangan khususnya meubel kayu, dan pelatihan tata boga.

Selain ke 4 pelatihan tersebut masih ada 4 kegitaan pelatihan kerja lainnya yang juga akanndilaksnakan oleh dinas tenaga kerja dan transmigrasi pada tahap kedua yakni, pelatihan pembuatan loster atau angin-angin bangunan, pelatihan pembuatan batako dan paving Blok, pelatihan pembuatan lust Gypsun dan pot bunga dan , pelatihan gorong-gorong sumur.

Baca Juga :   Hari Kartini Ke 140 , Sekda: Boleh Berkarya, Tapi Perempuan Jangan lupa Kodratnya

Dijelaskan Rumbekwan bahwa Pelatihan kerja yang dilaksanakan semua dilakukan dengan tujuan selain untuk meningkatkan ilmu dan ketrampilan kerja, menciptakan tenaga kerja yang terampil dan siap pakai juga untuk mewujudkan wirausaha muda yang sukses serta untuk mengurangi angka pengangguran terbuka di kabupaten Manokwari.

Mengingat pelatihan kerja ini sangat penting maka pihaknya mengajak dan berharap kepada seluruh peserta agar dapat dengan tekun dan penuh semangat mengikuti kegitan ini agar nantinya apa yang diperoleh dari kegiatan ini menjadi bekali untuk dapat membuka usaha sendiri maupun dalam mencari pekerjaan.

“Peserta harus bersyukur karena diberikan kesempatan untuk mengikuti pelatihan kerja. Ingat kehidupan kita akan bisa berubah kalau kita sendiri yang mau merubahnya” kata Rumbekwan.

Pihaknya berharap kepada seluruh peserta untuk memanfaatkan kesempatan yang baik yang telah diberikan. Mengingat angka pengangguran terbuka di kabupaten Manokwari masih cukup tinggi.

Baca Juga :   Tokoh Pejuang Papua, Saul Yenu Tutup Usia, Warinussy Kenang PEPERA 1969

Pihaknya meminta kepada disnakertrans agar tetap memprogramkan kegiatan pelatihan kerja dengan lebih banyak kejuruan pada tahun-tahun berikutnya agar apa yang menjadi komitmen , harapan dan visi misi bupati dan wakil bupati manokwari yakni terwujudnya masyrakat manokwari yang berbudaya , maju , mandiri , aman , damai dan sejahtera, serta misi pertama yakni meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan peningkatan kualitas pendidikan , kesehatan dan pemberdayaan ekonomi masyrakat dapat terwujud.

“Terimah kasih kepada kepala sekolah SMK N 2 Manokwari dan SMK N 3 Manokwari, pemilik Stan Meubel Transito, serta para instruktur atas dukungan dan kerjasamanya dalam mensukseskan pelaksanaan pelatihan kerja ini.Semoga dengan kerjasama yang baik dan komitmen kita bersama dapat menciptakan tenaga kerja yang terampil dan siap pakai di dunia usaha , serta menciptakan wirausaha orang OAP yang sukses di Tanah Arfak” pungkas Rumbekwan.(R)

Pos terkait