Teluk Wondama, kabartimur.com – Seluruh pegawai Kantor Pertanahan Kabupaten Teluk Wondama mengikuti kegiatan pemeriksaan kesehatan (medical check-up) sebagai upaya deteksi dini kondisi kesehatan dan menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap kesehatan sumber daya manusia sekaligus komitmen menciptakan lingkungan kerja yang sehat, produktif, dan berintegritas. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh oleh tenaga kesehatan, meliputi pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, asam urat, tinggi dan berat badan, indeks massa tubuh (IMT), konsultasi kesehatan, serta pemeriksaan dasar lainnya sesuai standar pelayanan kesehatan.
Deteksi dini dilakukan untuk mendeteksi faktor risiko penyakit sejak dini dan menjaga produktivitas pegawai.
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Teluk Wondama, Rudinald Ferdinandus mengatakan bahwa kesehatan pegawai merupakan aset penting dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi kementerian, khususnya dalam memberikan pelayanan pertanahan yang cepat, profesional, dan berkualitas kepada masyarakat.
Menurutnya, melalui pemeriksaan kesehatan berkala, setiap pegawai dapat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini sehingga dapat mengambil langkah pencegahan maupun penanganan apabila ditemukan faktor risiko tertentu.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran pegawai mengenai pentingnya menerapkan pola hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan bergizi, berolahraga secara rutin, beristirahat yang cukup, serta menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kesehatan.
Pelaksanaan pemeriksaan berlangsung tertib dan mendapat antusiasme dari seluruh pegawai. Mereka mengikuti setiap tahapan pemeriksaan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Hasil pemeriksaan nantinya akan menjadi bahan evaluasi kesehatan masing-masing pegawai sekaligus dasar untuk menjaga kebugaran agar tetap prima dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, Kantor Pertanahan Kabupaten Teluk Wondama berharap dapat mewujudkan lingkungan kerja yang semakin sehat, produktif, dan berdaya saing sehingga pelayanan pertanahan kepada masyarakat dapat diberikan secara optimal, profesional, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. (Red/Rls)






