JUMPA BS, Inovasi Puskesmas Patani untuk Tekan Penyakit Tidak Menular Lewat Senam dan Cek Kesehatan Gratis

PATANI, Kabartimur.com – Puskesmas Rawat Inap Patani meluncurkan inovasi JUMPA BS (Jurus Masyarakat Patani Bersahabat Sehat) sebagai upaya menekan angka Penyakit Tidak Menular (PTM) yang terus mengalami peningkatan dalam dua tahun terakhir.

Kepala Puskesmas Rawat Inap Patani, Umisalam Idris, S.Keb, mengatakan inovasi tersebut lahir sebagai respons terhadap tren peningkatan kasus PTM yang terjadi sejak 2023 hingga 2024, baik di tingkat nasional, Provinsi Maluku Utara, maupun di wilayah kerja Puskesmas Patani.

“JUMPA BS dirancang sebagai wadah promotif dan preventif yang dekat dengan masyarakat. Program ini mengintegrasikan tiga komponen utama, yakni olahraga, pemeriksaan kesehatan, dan edukasi kesehatan,” ujar Umisalam.

Ia menjelaskan, komponen pertama dalam program ini adalah Senam Bersama yang bertujuan meningkatkan aktivitas fisik masyarakat serta membangun kebiasaan hidup sehat.

Selanjutnya, masyarakat mendapatkan Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai langkah deteksi dini terhadap faktor risiko penyakit tidak menular, seperti hipertensi, diabetes melitus, kolesterol tinggi, dan asam urat.

Baca Juga :   SMP N 27 Manokwari Resmi Beroperasi

Selain itu, peserta juga memperoleh Edukasi Kesehatan melalui penyuluhan yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dan mencegah munculnya berbagai penyakit.

Pelaksanaan program JUMPA BS dilakukan secara sistematis melalui empat tahapan. Kegiatan diawali dengan senam bersama yang dipandu instruktur, kemudian peserta melakukan pendaftaran secara digital dengan memindai barcode dan mengisi identitas melalui Google Form.

Setelah itu, petugas kesehatan melakukan pemeriksaan meliputi pengukuran antropometri, seperti tinggi badan, berat badan, dan lingkar perut, serta pemeriksaan kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat.

Sebagai tahap akhir, seluruh hasil pemeriksaan dicatat dalam buku saku peserta dan basis data digital. Petugas kemudian memberikan edukasi yang disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing peserta sebagai upaya mendorong perubahan perilaku menuju masyarakat yang lebih sehat.

Dengan hadirnya inovasi JUMPA BS, Puskesmas Rawat Inap Patani berharap upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular dapat dilakukan lebih dini melalui keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga kesehatan secara berkelanjutan.

Baca Juga :   Sambut Idul Adha 1444H, Aston Niu Manokwari Kumpulkan 45 Kantong Darah

Penulis: Ruslan Haurisa

Pos terkait