Dukung Mambor-Andi, Ketua LMA : Tanah dan Negeri ini Jadi Saksi Siapa yang Buka ‘Kebun’ Ini

  • Whatsapp

WASIOR – Ketua LMA Wilayah Selatan dan Barat Kabupaten Teluk Wondama Adrian Worengga mengimbau masyarakat agar menentukan pilihan politiknya secara cerdas pada Pilkada 9 Desember mendatang.

Warga diharapkan menjatuhkan pilihan secara rasional bukan karena terpengaruh uang yang diberikan oleh oknum-oknum yang sengaja menyebar politik uang untuk mendulang suara.

“Kita harus jadi pemilih yang cerdas untuk memilih pemimpin yang berkualitas supaya kita jangan mengeluh nanti. Jangan terpengaruh 50 ribu atau 100 ribu, itu hanya (senang) sementara saja, “ujar Worengga dalam kampanye terbatas Pasangan Hendrik Mambor-Andarias Kayukatuy di Kampung Iriati, Kamis (26/11/2020).

Worengga menyatakan secara pribadi dirinya mendukung Pasangan Hendrik Mambor-Andarias Kayukatuy (HEMAT).

Alasannya Mambor dan Andi telah mengabdi dan berkarya untuk Wondama sejak Wondama belum menjadi kabupaten definitif. Sehingga keduanya tahu dengan pasti apa yang dibutuhkan orang Wondama dan apa yang harus dilakukan untuk membuat Wondama maju.

Baca Juga :   Biduan Wondama Voni Bonay Jawara Bintang Radio 2019, Pimpinan DPRD : Ini Kebanggaan Buat Daerah

Hal berikutnya kata Worengga, Mambor-Andi adalah tokoh pemekaran Kabupaten Teluk Wondama. Dia mengklaim paslon jalur independen itu telah mendapat restu dari mendiang Alberth Torey – bupati pertama Teluk Wondama – untuk melanjutkan karya yang ditinggalkannya.

“Bapak Mambor dan Andika (panggilan lain untuk Andarias Kayukatuy) sudah diberi mandat sama almahrum Bapak Alberth Torey. Kita bicara fakta, mereka berdua otak pemekaran kabupaten ini jadi kita harus lihat orang yang sudah lama tinggal di sini dan kasih bukti.

Tanah dan negeri ini jadi saksi siapa yang buka kebun ini. Mereka bekerja (memperjuangkan pembentukan Kabupaten Teluk Wondama) dari 2 kecamatan bisa menjadi kabupaten. Mereka dua sudah buat bukti, jadi jangan kita sia-siakan, “ ucap pensiunan TNI AD yang pernah menjadi ajudan bupati Alberth Torey. (Nday)

Baca Juga :   Wow! Banyak Guru Honorer di Wondama Tidak Masuk Dapodik dan Tidak Aktif Namun Tetap Dapat Gaji

Pos terkait