Bupati Manokwari Imbau Masyarakat Selalu Membangun Kewaspadaan Dini Tindakan Aksi Teroris

  • Whatsapp

MANOKWARI- Aksi Teroris di sejumlah wilayah di Indonesia membuat semua daerah harus mewaspadai tindakan yang akan dilakukan oleh teroris.
Setelah aksi yang dilakukan oleh sepasang pasutri di Gereja Katedral Makassar beberapa waktu lalu kini ada 11 orang terduga teroris yang ditangkap di Merauke terindikasi termasuk dalam jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Diketahui sejumlah terduga teroris yang baru-baru ditangkap di Merauke menyamar dan beraktivitas sebagai pekerja di berbagai sektor, selama berada di Merauke dan diduga akan melakukan bom bunuh diri di sejumlah gereja di Merauke.

Menyikapi itu, Bupati Manokwari menyampaikan akan meningkatkan kewaspadaan dengan membangun koordinasi bersama pimpinan forkopimda dalam rangka mengantisipasi aksi-aksi yang akan dilakukan teroris dan memastikan daerah ini tetap dalam keadaan aman dan kondusif.

Selain itu kata Bupati, pihaknya akan melakukan pembinaan kepada seluruh masyarakat dalam beberapa aspek yakni dari sisi agama dan suku. Dari sisi agama, Pemkab Manokwari akan memperkuat seluruh lembaga sosial keagamaan dan kegiatan-kegiatan sosialisasi dalam rangka membangun sosialisasi pilar-pilar kebangsaan serta menangkal ancaman dan bahaya terorisme yang datang dari luar.

Bupati menambahkan, akan melakukan sosialisasi dan pembinaan kepada semua suku Nusantara dan suku Papua secara intens dan semua stakeholders diharapkan bisa bekerja sama untuk memastikan Manokwari aman dari ancaman terorisme.

“Kita akan memperkuat institusi TNI dan Polri terutama dalam melakukan deteksi dini aksi teroris dan menghimbau kepada masyrakat kerja samanya untuk menyampaikan laporan kepada pihak berwajib bila ada situasi atau hal-hal mencurigakan di lingkungan tempat tinggal atau daerah-daerah yang di Manokwari” harap Bupati.

Bupati berharap agar masyarakat selalu membangun kewaspadaan dini jika ada hal-hal ataupun aktivitas yang dilakukan orang-orang yang mencurigakan yang nantinya akan membahayakan kehidupan seluruh masyarakat Manokwari.(R)

Pos terkait