Tidak Ada Kapal Ke Numfor, Puluhan Siswa Terancam Tidak Ikut Ujian Sekolah Pekan Depan

  • Whatsapp

MANOKWARI- Sejumlah warga yang mengatasnamakan warga Biak Numfor mendatangi  pelabuhan Anggrem, Kamis (7/3), meminta kepedulian pemerintah daerah kabupaten Manokwari maupun pemerintah provinsi Papua Barat untuk memfasilitasi transfortasi laut Manokwari-Numfor.

Perwakilan Warga, Martinus Suruan kepada wartawan di pelabuhan Anggrem mengatakan saat ini tidak ada transportasi laut Manokwari- Numfor sejak 2 bulan terakhir (januari- Februari). Hal ini mengakibatkan masyarakat Numfor di Manokwari kesulitan saat hendak pulang kampung.

Kata Martinus, saat ini warga Numfor di Manokwari yang hendak pulang kampung terdata sekitar 300 orang, belum termasuk anak-anak.

Lanjut Martinus, jika sampai masyarakat yang ada saat ini tidak kembali ke Numfor, sejumlah anak sekolah terancam akan gagal mengikuti ujian Nasional Senin, pekan depan. Juga masyrakat yang akan mengikuti pembekalan dalam mengahdapi  pemilu yang akan dihelat dalam waktu dekat.
“Kami minta pemerintah menyiapkan kapal 1 kali saja” pungkas Marthinus.

“Kami minta pemda dalam hal ini dinas terkait mencari solusi bagaimana membantu masyarakat yang mau balik ke Numfor untuk difasilitasi kapal, ” harap Martinus.

Pos terkait