SPBU BBM Satu Harga Segera Dibuka di Windesi

WASIOR – Distrik Windesi di Kabupaten Teluk Wondama tidak lama lagi akan memiliki pangkalan BBM satu harga sendiri.

Wakil Bupati Andarias Kayukatuy mengungkapkan izin pendirian SPBU Kompak di Distrik Windesi saat ini sedang dalam proses pengurusan. Diharapkan sebelum akhir tahun SPBU Kompak di Distrik Windesi sudah bisa berdiri.

“Saat ini telah diajukan permohonan pendirian SPBU Kompak di Ibukota Distrik Windesi oleh CV.Papua Mutiara Indonesia dan perizinannya sementara berproses, “jelas Andi, sapaan karib Wakil Bupati di hadapan rapat paripurna di gedung DPRD di Isei, baru-baru ini.

Pendirian SPBU Kompak di Distrik Windesi merupakan bagian dari upaya Pemkab Teluk Wondama mendekatkan akses terhadap BBM bersubsidi khususnya untuk masyarakat di wilayah pesisir dan kepulauan.

Selama ini warga di wilayah pesisir dan kepulauan selalu kesulitan mendapatkan BBM bersubsidi karena terkendala distribusi juga belum tersedianya agen/pengecer di setiap distrik/kecamatan.

Baca Juga :   Tanggapi Tudingan di Facebook, Bupati Imburi : Saya Tidak Pernah Ambil Uang Rakyat !

Untuk diketahui, SPBU Kompak berbeda dengan SPBU pada umumnya. SPBU Kompak adalah pangkalan pengisian BBM dengan pola penyimpanan BBM di dalam drum dan sistim pengisiannya menggunakan pompa tangan atau manual.

“Diharapkan dengan dibangunnya SPBU Kompak di Windesi maka penyaluran BBM bersubsidi pada beberapa distrik di sekitar Distrik Windesi akan terlayani, ” kata Andi.

“Sehingga diharapkan harga jualnya dapat ditekan karena biaya transportasi atau jarak tempuh dari Windesi cukup dekat, “

Pada kesempatan sebelumnya, Kepala Dinas Perindagkop dan UMKM Ekbertson Karubui menjelaskan, Windesi merupakan salah satu dari sekian daerah di Indonesia yang terpilih menjadi lokasi sasaran pembangunan SPBU BBM Satu Harga untuk daerah 3T.

Pemkab Wondama sebenarnya mengusulkan 3 titik ke Kementerian ESDM namun hanya satu yang disetujui. Dua titik lainnya adalah Sabubar, Distrik Wamesa dan Pulau Roon, Distrik Roon.

Baca Juga :   Dibangun 1975, SD Inpres Aisandami Jadi Kinclong Pasca Direnovasi Kementerian PUPR, Siswa Senang

“Yang dapat Windesi dengan kuota 60 Kl (kiloliter) perbulan. Kalau sudah ada SPBU di Windesi maka harapannya kebutuhan BBM di wilayah kepulauan bisa terbantu,” terang Ekber pada saat rapat kerja dengan Komisi B DPRD Teluk Wondama.

Sebagai informasi, Kabupaten Teluk Wondama sejauh ini telah memiliki 2 SPBU Kompak yakni PT. Papua Bumi Kasuari dan KSU Cinta Nelayan yang berlokasi di kota Wasior. (Nday)

 

Pos terkait