Potret Persiapan Petugas Medis, Jas Hujan APD yang diKenakan Petugas Puskesmas Orensbari Mengantar Pasien PDP

  • Whatsapp

MANOKWARI Petugas Puskesmas di Distrik Orensbari Kabupaten Manokwari Selatan Papua Barat mengantar seorang pasien rujukan yang diduga terjangkit virus corona ke rumah sakit umum daerah RSUD Manokwari dengan menggunakan Jas Hujan sebagai alat pelindung diri APD.

Pasien yang dirujuk tersebut memiliki riwayat perjalanan dari Makassar Sulawesi Selatan kemudian masuk melalui Bandara Rendani Manokwari lalu menuju Distrik Orensbari Kabupaten Manokwari Selatan.

Bacaan Lainnya

Sebuah laporan beredar di Grop Wahtsaap, pasien tersebut awalnya melakukan perjalanan dari Makassar dan tiba di Manokwari Jumat 20 Maret 2020, ia kemudian menuju Distrik Orensbari.
Pada malam harinya pasien mengalami demam, menggigil dan dibawah ke puskesmas Ornasbari.

Baca Juga :   KODIM 1801/Manokwari Gelar Sosialisasi dan Edukasi Antisipasi Virus Covid-19 Kepada TK Kartika Jaya XXII-1

Sekitar pukul 15.30 pasien mengeluh lemas, batuk, pileg, nyeri menelan dan mimisan.

Juru Bicara Tim penanganan Covid19 Papua Barat, dr. Arnoldus Tiniap saat di konfirmasi Sabtu 21 Maret 2020 mengaku belum mendapat informasi tersebut

“Saya belum dapat info, Nanti ya” Kata Arnold Tiniap saat di konfirmasi terkait dengan pasien rujukan dari puskesmas orensbari dan penggunaan APD oleh petugas medis dari puskesmas tersebut.

Sementara Direktur Rumah Sakit Umum Daetah Manokwari dr. Jodi Kairupan mengatakan alat pelindung diri atau APD tidak bisa dimodifikasi dengan apapun

“APD tidak bisa di modifikasi dengan apapun,saya tidak tahu mereka pakai jas hujan atau tidak” Kata dr. Jodi Kairupan saat dikonfirmasi melalui pesan Wahtsaap

Dia mengatakan, di RSUD Manokwari sebagai salah satu rumah sakit rujukan dalam penanganan Covid19 kini memiliki 20 buah baju Astronot atau alat pelindung diri apd

Baca Juga :   2021 BPKAD Alokasikan 13 Milyar Pengadaan Kendaraan

“APD kami terima 20” sebutnya.

Kabarnya warga yang di rujuk dari puskesmas orensbari tersebut saat ini masuk dalam kategori Pasien dalam Pengawasan (PDP) yang kini di rawat di Rumah Sakit Umum Daerah. (AD)

Pos terkait