Pelayaran Kembali Dibuka, KM. Margareth Bawa 80 Penumpang dari Wasior ke Manokwari

  • Whatsapp

WASIOR – Jalur pelayaran Wasior – Manokwari akhirnya dibuka kembali setelah lebih kurang 2 bulan operasional kapal penumpang dihentikan total demi mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19.

Jumat sore, KM. Margareth memulai pelayaran dari Wasior Kabupaten Teluk Wondama menuju Manokwari dengan membawa 80 orang penumpang. Nakhoda KM. Margareth Petrus Antho Kaloke menyatakan pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19 selama pelayaran berlangsung.

“Protokol di atas kapal kita tetap berpatokan pada protokol kesehatan yang diarahkan ke kita. Tetap menjaga jarak jadi tempat tidur itu kita tidak kasih berdempetan. Jadi ada kasur satu terus kosong baru ada lagi dan kita ada batasan penumpang.

Yang naik cuma 80 orang tidak sampai 50 persen dari kapasitas dispensasi yaitu 225 orang tapi ranjang itu kan 315 jadi tidak sampai 50 persen dari dispensasi, “ ujar Kaloke ditemui di ruang kemudi sesaat sebelum kapal bertolak.

Dia mengatakan demua penumpang termasuk ABK dipastikan bebas Covid-19 karena sebelumnya telah menjalani rapid test dengan hasil nonreaktif. Penumpang dan ABK juga telah mendapatkan surat rekomendasi dari Gugus Tugas Covid-19.
“Semua ABK sudah rapid test sampai rekomendasi Covid. Dan penumpang yang naik membeli tiket dulu baru dikasih rekomendasi supaya protokol kesehatan dan disiplin di atas kapal itu bisa dijalankan, “ ujarnya.

Menurut pria yang akrab di sapa ‘Cap’ (captain), pengoperasioan kembali kapal penumpang selama masa pandemi virus corona ini juga atas seijin Pemkab Teluk Wondama dan sudah mendapat persetujuan dari Gustu Covid-19 Kabupaten Manokwari.
“Kita jalan apa adanya sesuai arahan. Kita tidak inisiatif jalan sendiri, tidak. Kita harus konfirmasi dengan Pemda. Apa yang diarahkan oleh Pemda dan tim medis, itu yang kita lakukan di atas kapal, “ ucap Cap.

Kepala Unit Pengelola Pelabuhan Wasior Kores Samori membenarkan jumlah penumpang yang ikut berangkat ke Manokwari dengan KM.Margareth memang dibatasi hanya setengah dari kapasitas muat kapal sehingga setiap penumpang bisa menjaga jarak aman.
Semua penumpang juga telah menjalani rapid test dengan hasil serta telah mengantongi surat rekomendasi dari Gustu Covid.

Adapun prosedurnya adalah calon penumpang membeli tiket terlebih dahulu. Kemudian mengurus surat rekomendasi perjalanan keluar daerah dari Gustu Covid dengan menunjukkan tiket yang telah dibeli.
Selanjutnya calon penumpang menjalani rapid test. Jika hasilnya nonreaktif maka yang bersangkutan diberikan surat rekomendasi untuk bisa melakukan perjalanan.

“ Jadi kita pastikan semua penumpang telah memegang surat rekomendasi dari Gustu Covid, “ ujar Samori.
Sesuai pantauan, setiap penumpang yang akan naik ke kapal melewati pemeriksaan administrasi oleh Gustu Covid-19 serta pengecekan suhu tubuhnya oleh petugas medis di tangga kapal. (Nday)

Pos terkait