Meninggal Dunia Akibat Corona di Wondama Jadi 6 Orang, Kasus Aktif 3 Orang

WASIOR – Kasus kematian akibat virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Teluk Wondama kembali terjadi.

Satu kasus meninggal terbaru terjadi pada Rabu, 19 Mei lalu. Yang bersangkutan merupakan warga yang berdomisili di Distrik Wondiboi. Dengan demikian jumlah kasus meninggal dunia akibat Covid-19 di Wondama kini menjadi 6 orang.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Teluk Wondama dr Yoce Kurniawan menuturkan, pasien dimaksud meninggal dunia setelah sehari mendapatkan perawatan di RSUD Teluk Wondama.

Namun demikian yang bersangkutan baru diketahui mengidap virus corona satu hari setelah dia meninggal dunia.

Hal itu lantaran hasil pemeriksaan usap (swab) dengan PCR baru keluar pada hari Kamis atau sehari setelah pasien meninggal dunia. Pemeriksaan dengan PCR di RSUD Teluk Wondama memang telah dijadwalkan hanya dilakukan 3 kali dalam seminggu yakni Senin, Kamis dan Sabtu.

Baca Juga :   Pertama Kali Musrenbang RKPD Dilakukan di Pulau Roon, Bupati Mambor Minta Pegawai Bawa ‘Dompet’

“Pasien masuk RS pada hari Selasa sore, keadaan sudah jelek dengan penyakit penyerta yang lain. Pasien diperiksa rapid antigen hasilnya negatif walaupun gejala-gejala mirip Covid, sehingga kita masukan ke ruang perawatan. Sambil saat itu kita ambil sampel untuk pemeriksaan PCR,”terang Yoce dalam keterangan pers kepada awak media di aula RSUD Teluk Wondama Sabtu sore (22/5).

“Tapi karena masuknya Selasa sore sedangkan pemeriksaan (PCR) baru bisa dilakukan hari Kamis, yang bersangkutan meninggal hari Rabu. Sehingga begitu keluar hasilnya kita sampaikan Puskesmas Wondiboi karena masuk wilayah kerja di sana untuk dilakukan tracing,”lanjut Yoce.

Selain terhadap keluarga dan kerabat dekat almahrum, tracing atau pelacakan juga dilakukan kepada petugas medis yang merawat almahrum.

“Sudah dilakukan tracing dan mungkin beberapa ini kita tunggu hasilnya termasuk petugas yang merawat di UGD maupun di ruang high care unit (HCU). Itu semua kita ambil sebagai langkah tracing dan testing,”kata Yoce.

Baca Juga :   Pasukan Bersenjata dan Anti Huru Hara Amankan Pleno KPU di Wasior

Klarifikasi Data Provinsi

Adapun pada Sabtu, 22 Mei 2021 terdapat tambahan 2 kasus konfirmasi positif baru sehingga kasus aktif Covid-19 yang masih menjalani perawatan berjumlah 3 orang.

Secara keseluruhan jumlah kasus positif Covid-19 di Wondama telah mencapai 312 kasus di mana 303 orang telah dinyatakan sembuh.

Data tersebut di atas sekaligus mengklarifikasi data yang disampaikan Satgas Covid-19 Provinsi Papua Barat sebagaimana dimuat di media lokal Manokwari bahwa terdapat tambahan 24 kasus baru pada 21 Mei lalu.

Menurut Yoce, data yang disampaikan Satgas Provinsi sesungguhnya adalah gabungan kasus yang ditemukan beberapa waktu sebelumnya namun terlambat diperbaharui sehingga seolah-olah terdapat lonjakan kasus yang cukup besar.

“Untuk kasus meninggal 1 orang itu memang betul, sedangkan 24 kasus baru itu adalah sebetulnya data sebelumnya yang belum diupdate sehingga sudah ada beberapa yang sembuh. Tapi kemudian data itu tidak cocok dengan data di kabupaten jadi yang betul adalah seperti yang saya sampaikan,”ujar Direktur RSUD Teluk Wondama itu. (Nday)

Baca Juga :   368 CPNS Formasi 2018 Resmi Jadi PNS, Mambor Singgung PNS Wondama Banyak Tapi yang Kerja Sedikit

 

Pos terkait