Maraknya Pembobolan Kios Di Pasar Siyo Belawa

  • Whatsapp

WAJO, KABARTIMUR.COM –  Maraknya pencurian yang terjadi di pasar siyo,  Desa Leppangeng,  Kecamata Belawa,  Kabupaten Wajo,  membuat para pedagang di pasar itu mengeluh masalah keamanan pasar

Seperti yang terjadi pada malam sabtu, salah satu kios milik Idali ( 40)  warga kelurahan malakke,  kecamatan Belawa, Wajo, kios Idali di bobol maling dengan beberapa barang jualannya di bawa kabur berupa pakaian jadi seperti Celana, Baju dan BH,” ujar Idali,  minggu, 3/3/19.

Dia mengaku kalau selama satu bulan terakhir kiosnya sudah 3 kali di bobol,  yang menyebabkan kerugian yang di alami kurang lebih 20 juta. 

” Selama satu bulan terakhir  ini, kios saya sudah 3 kali di bobol,  bahkan bukan saja kios saya yang pernah di bobol,  termasuk juga kios sebelah saya milik  Ana ( 40) Warga Sidountung,  Kecamatan Belawa, Wajo semua barang dagangannya ludes sekitar 2 karung pakaian jadi diambil pencuri, ” jelas Idali. 

Sementara Kapolsek Belawa, AKP. A. Bangsawang, membenarkan adanya pembobolan kios di pasar siyo, Leppangeng,  pada malam sabtu kemarin.

” pemilik kios yang di bobol itu sudah datang melapor, kemarin dan beberapa bukti yang sudah kami amankan,  seperti sandal pelaku dan ada juga satu buah linggis yang di pergunakan pelaku melancarkan aksinya dan pelaku juga belum bisa di pastikan ada berapa orang, ” kata AKP A.Bangsawang.

Lanjut Dia,  dengan bukti seadanya ini kami dari pihak kepolisian akan mengembankan dan menyelidiki keberadaan pelaku pembobolan kios di pasar siyo tersebut, ” jelasnya.

Pihak kami juga sudah berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan terkait hal pembobolan kios itu. Dan salah satu langkah yang musti dulu di lakukan adalah menyalakan lampu jalan yang ada di pasar siyo.

” Karena kita tahu bersama sama kalau pasar siyo posisinya di jalan poros sehingga sulit di bedakan antara pengguna jalan dengan pencuri,  karena merupakan jalan umum,  di tambah lagi tidak adanya pengamanan pasar di malam hari,” tuturnya.

( kabartimur.com )

Pos terkait