Limbah Ternak dan Sampah Menumpuk di Pasar Hewan Bolu, Warga Keluhkan Bau Menyengat

TORAJA UTARA, kabartimur.com – Kondisi Pasar Hewan Bolu di Kelurahan Tallung Lipu Matallo, Kecamatan Tallunglipu, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, dikeluhkan warga akibat limbah ternak dan tumpukan sampah yang menimbulkan bau menyengat.

Di tengah penataan Terminal Bolu yang kini terlihat lebih bersih dan rapi, kondisi Pasar Hewan Bolu justru tampak kumuh dan memprihatinkan. Genangan limbah tinja ternak, buruknya drainase, serta sampah yang menumpuk membuat area pasar menebarkan aroma tak sedap hingga ke permukiman warga.

Pantauan di lokasi menunjukkan, limbah kotoran ternak kerbau dan babi masih menggenangi sejumlah titik di area pasar. Saat musim hujan, air bercampur limbah tersebut meluap dan mengeluarkan bau menyengat yang mengganggu pengguna jalan maupun masyarakat sekitar.

Selain limbah ternak, tumpukan sampah yang disebut belum diangkut selama dua hari turut memperparah kondisi lingkungan pasar. Pada Minggu (17/5/2026) sore, bau busuk dari sampah yang menumpuk dikeluhkan warga karena dinilai berpotensi memicu gangguan kesehatan.

Baca Juga :   OJK Perluas Akses AKSes KSEI untuk Perkuat Keterbukaan Informasi dan Pengawasan Pasar Modal

Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk menangani persoalan limbah ternak dan sampah di Pasar Hewan Bolu.

Salah seorang warga, Titus, mengaku kondisi tersebut sangat mengganggu, terutama bagi masyarakat yang melintas di kawasan pasar.

“Penataan Terminal Bolu sudah bagus, tetapi pasar hewan masih seperti dulu. Limbah kotoran hewan tergenang dan bercampur dengan sampah yang dibuang sembarangan pada malam hari. Kami berharap pemerintah segera mengambil tindakan,” ujar Titus.(*)

Penulis: Matius.

Pos terkait