KPU Umumkan Suara Parpol dan Caleg Terpilih DPR Papua Barat

  • Whatsapp

MANOKWARI- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Barat melakukan Rapat Pleno Terbuka Penetapan Perolehan Kursi Partai Politik (Parpol) dan Calon Terpilih Anggota DPR Papua Barat Hasil Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019, di aula KPU Provinsi Papua Barat, Selasa (13/8/2019).

Rapat pleno terbuka dipimpin Ketua KPU Provinsi Papua Barat, Amus Atkana didamping 4 komisioner lainnya, Christine Rumkabu, Paskalis Semunya, Jotam Senis, H. Abdul Halim Sidig dan Sekretaris, Ir Thamrin Payopo.

Berdasarkan berita acara KPU Provinsi Papua Barat Nomor 637/Pl.08-BA/92/PROV/V/ 2019 tentang rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara di tingkat Provinsi Papua Barat pemilihan umum tahun 2019.
Dimana, KPU Provinsi Papua Barat telah menetapkan kursi anggota DPR Papua Barat periode 2019-2024 sebanyak 45 kursi dari 5 daerah pemilihan (dapil) yang ada di wilayah Papua Barat.

Diantarnya, Dapil I meliputi Kabupaten Manokwari, Manokwari Selatan (Mansel) dan Pengunungan Arfak (Pegaf) dengan jumlah 11 kursi parpol yakni Jerrius Saiba (Partai Gerindra), Irma Purnamasari dan Matius Menteng (PDI Perjuangan), Orgenes Wonggor (Golkar), Musa Dowansiba dan Saul Rante Lembaga (NasDem), Mugiyono (PKS), Adriana Leonora Nalle (Perindo), Alberthina Mansim (Hanura), Yohanes Rumissing (Demokrat), dan Xaverius Kameubun (PKPI).

Kemudian, Dapil II meliputi Kota Sorong dengan jumlah 12 kursi parpol diantaranya, Abdullah Gazam (PKB), Harbl Syam (Gerindra), Abner R. Jitmau dan Fredik Frans A. Marlisa (PDI Perjuangan), Max Hehanusa dan Yosafat Kambu (Golkar). Lalu, Ranley H.L. Mansawan dan Muslimin Zainudin (NasDem), Syaiful Maliki (PKS), Rachmat C. Sinamur (PAN), Jongky Fonataba (Demokrat), dan Surung H. Sibarani (PKPI).

Dapil III meliputi Kabupate Sorong dan Raja Ampat dengan jumlah 8 kursi parpol yakni, Demianus E. Rumpaidus (Gerindra), Darwin Pasaribu (PDI Perjuangan), Febry J. Andjar dan Nansy Karundeng (Golkar), Zeth Kadakolo (NasDem), Eko Tavip Maryanto (PAN), Arifin S (Hanura), dan Marthinus Nasarany (Demokrat).

Selain itu, dapil IV meliputi kabupaten Maybrat, Sorong Selatan dan Tambrauw dengan jumlah 4 kursi parpol yakni, Ortis F. Sagrim (Golkar), Esterlita Sagrim (NasDem), Karel Murafer dan Herdomina Isir (Demokrat).

Dapil V meliputi Kabupaten Teluk Wondama, Teluk Bintuni, Fakfak, dan Kabupaten Kaimana dengan jumlah 10 kursi parpol yakni, Abu Rumkel (PKB), Roberth Manibuy dan H. Saleh Siknun (PDI-Perjuangan), Mafa Uswanas dan Elias Lamere (Golkar), Syamsudin Seknun (NasDem), Daniel Osmarom (Perindo), Rudy Sirua (PAN), Erick Manibuy (Hanura) dan Arifin (Demokrat).

Ketua KPU Papua Barat, Amus Atkana mengatakan, KPU Provinsi Papua Barat telah melakukan rapat pleno terbuka penetapan hasil rekapitulasi penetapan kursi partai politik dan penetapan calon terpilih anggota DPR Papua Barat periode 2019-2024, kemarin.

“Tahapan pemilu akan berakhir setelah usai kami menyerahkan dokumen ke pemerintah dalam hal ini Gubernur Papua Barat untuk melaksanakan agenda proses selanjutnya ke presiden melalui menteri dalam negeri untuk proses pelantikan,” kata Atkana kepada para wartawan usai mepenutup rapat pleno terbuka di aula KPU Papua Barat.

Sementara itu proses pelantikan anggota DPR Papua Barat sebelumnya pada 2 Oktober akan berakhir, sehingga pihaknya berharap proses pengurusan ini dapat berjalan lancar, aman sampai dengan pada waktunya.

“45 caleg DPR Papua Barat yang telah terpilih mewakili masyarakat Papua Barat saya sebagai penyelenggara menyampaikan selamat atas keberhasilan yang diperoleh dan embanglah amana masyarakat ini dengan baik dan menjadi wakil rakyat yang amanah.
Perjuangkanlah hak-hak rakyat sebagaimana janji-janji mu pada saat berkampaye, kiranya itu jangan menjadi slogan pada saat kampaye belaka dan setelah duduk diparlemen tidak melaksanakan hal-hal yang dijanjikan itu,” pesan Atkana.

Namun, lanjut dia, 45 caleg yang terpilih adalah yang terbaik dan buah dari kerjamua di tunggu oleh masyarakat Papua Barat pada 5 tahun kedepan, tandas Atkana.

Sementara, itu, Pembina Politik di Provinsi Papua Barat, Dominggus Mandacan mengatakan, penyelenggaraan pemilihan umum (pemilu) di Provinsi Papua Barat ini telah menjadi tanggungjawab dan dukungan semua komponen bangsa yang ada di Papua Barat.

“Kita di Papua Barat sangatlah bersyukur karena dari awal provinsi Papua Barat diprediksi rawan I pelaksaan pemilu. Namun, berkat kerjasama antara Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI-Polri, pihak penyelenggaran maupun semua komponen bangsa yang ada di Papua Barat yang sangaling mendukung dan menciptakan kondisi yang aman mulai dari pelaksaanaan hingga hari ini (kemarin) penetapan calon legislatif DPR Papua Barat dengan aman dan tertib,” kata Mandacan kepada para wartawan disela-sela rapat pleno terbuka penetapan perolehan kursi anggota DPR Papua Barat hasil pemilu 2019 di aula KPU Provinsi Papua Barat, kemarin.

Dengan demikian, kondisi di Papua Barat yang aman mulai dari tahapan awal pelaksanaan pemilu hingga sekarang ini harus tetapi dijaga hingga saat pelantikan anggota legislatif DPR Papua Barat.

Sehingga, proses pelantikan ini dapat berjalan dengan aman, damai, penuh sukacita dan sukses, harap gubernur Papua Barat yang juga kepala suku besar Arfak di Provinsi Papua Barat.(S/red)

Pos terkait