Jemaah Haji Asal Manokwari Meninggal Dunia di Arab Saudi

Alm. Rais Tuharea ( diatas kursi roda) bersalaman dengan bupati Manokwari saat pelepasan jamaah haji di ruang sasana karya kantor bupati Manokwari

MANOKWARI, Kabartimur com – Kabar dukacita datang dari rombongan haji asal Papua Barat yang sedang menunaikan ibadah di tanah suci.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, jamaah bernama Rais Tuharea (76 tahun) dikabarkan wafat pada pukul 06:28 Waktu Arab Saudi.

Bacaan Lainnya

“Innalillahi Wainnailaihi Rojiun. telah meninggal Dunia Jamaah haji Rombongan 2 asal Kabupaten Manokwari Bapak Rais Tuharea pukul 06.28 WAS semoga Almarhum Husnul Khotimah di terima Amal Ibadahnya.. Aamiiinn,” bunyi pesan singkat yang beredar Minggu (11/06/2023) Siang.

Petugas Haji asal Papua Barat di Arab Saudi, Mawardi Wugaje yang dikonfirmasi via seluler membenarkan kabar tersebut.

“Kloter 19 UPG. Almarhum merupakan jamaah haji status dalam pengawasan dokter,” kata Mawardi.

Mawardi menyampaikan, sejak dari Embarkasi Makassar, kondisi kesehatan Almarhum Rais Tuharea dalam keadaan yang tidak stabil.

Baca Juga :   Kunjungi Papua Barat, Kementrian Pertanian Lakukan Pendampingan Pendataan dan Penandaan Ternak Sapi Oransbari Mansel

“Karena memiliki Riwayat hipertensi PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis),” ucapnya.

“Di dalam pesawat beliau sempat drop serta spo2 sempat turun 60% dan tim kesehatan segera memberikan pengobatan dan melakukan pemasangan Oksigen, pemberian obat hingga kondisi Pak Rais kembali stabil sampai tiba di Hotel di Madinah,” ungkapnya.

Namun kata Mawardi, kondisi kesehatan Rais Tuharea kembali mengalami penurunan. Pihak kesehatan langsung melakukan rujukan ke Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah serta sempat mendapatkan perawatan selama 2 hari.

“Malamnya, dari pihak KKHI mengantar pak Rais kembali ke Hotel karna kondisi sudah membaik, tetapi sesampainya di hotel jam 03.00 waktu Arab Saudi keadaan beliau kembali memburuk, beliau mengalami sesak, ngorok dan lendir banyak,” terangnya.

Tim kesehatan kemudian melakukan pertolongan dan sempat melaporkan lagi ke KKHI untuk dilakukan rujuk kembali.

Baca Juga :   Pengumuman Studi AMDAL Terpadu Rencana Pembangunan dan Operasional Taman Seni dan Budaya Provinsi Papua

“Namun, sebelum diantar ke Rumah Sakit, Jamaah tersebut mengalami penurunan kesadaran (apneo) meski tim kesehatan tetap melakukan pertolongan, sampai Dokter menyatakan Rais Tuharea meninggal dunia Pukul 06.28 WAS,” jelas Pembimbing Ibadah Haji Kloter 19 tersebut.

Untuk Pengurusan jenazah akan dilaksanakan oleh Muassasah atau organisasi pemandu Jamaah Haji di Arab Saudi.(Red/JT)

Pos terkait