Dinas PUPR Papua Barat Jamin Wondama dapat Paket Jalan Lingkungan dan Air Bersih di 2021

  • Whatsapp

WASIOR – Dinas PUPR Provinsi Papua Barat menjamin dalam tahun 2021 ada paket pembangunan jalan lingkungan dan pekerjaan air bersih yang akan diturunkan di Kabupaten Teluk Wondama.

Jaminan itu disampaikan Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Provinsi Papua Barat Columbus Mandacan, Rabu malam di Wasior.

Bacaan Lainnya

Columbus bersama timnya termasuk Kepala Biro Pembangunan Setda Piter Matani berkunjung ke Wasior dalam rangka pengambilan data lapangan terkait program Dinas PUPR khususnya Bidang Cipta Karya.

“Untuk 2021 saya belum bisa pastikan makanya saya harus turun ke lapangan, saya harus melihat sendiri yang masyarakat butuhkan itu apa. Jangan kita kasih masuk, kasih masuk tapi kita tidak tahu masyarakat membutuhkan apa, “kata Columbus.

“Saya belum pastikan anggaran berapa untuk Wondama tahun depan. Tapi pasti akan ada masuk, yang pertama jalan lingkungan dan juga air bersih. Saya pastikan paket itu ada masuk di Wondama, “ujar Columbus melanjutkan.

Dia mengatakan, pengambilan data lapangan diperlukan untuk memastikan apa yang jadi prioritas bagi masyarakat di Wondama. Dari data itulah selanjutnya akan dibuat perencanaan program dan kegiatan berikutnya pembiayaannya untuk diajukan dalam APBD Provinsi Papua Barat tahun 2021 maupun tahun anggaran selanjutnya.

“Saya datang ini saya pantau nanti tim akan turun cek lagi. Kita data secara keseluruhan dulu baru bisa dilihat mana yang bisa diakomodir disesuaikan dengan anggaran yang ada. Yang penting ada data dulu.

Contoh di bidang saya ada dana 5 miliar, itu berapa yang bisa dikasih ke Kabupaten Teluk Wondama, maka saya perlu ambil data dulu. Nanti kita akan koordinasi dengan (Dinas PUPR) kabupaten juga, “kata Columbus.

Adapun dalam tahun 2020 ini, lanjut Columbus ada 2 paket pekerjaan jalan lingkungan yang diturunkan Dinas PUPR ke Teluk Wondama. Paket pekerjaan itu ditangani oleh pengusaha OAP (orang asli Papua).

“Saya turun ini juga untuk monitor progress pekerjaan jalan lingkungan itu. Saya juga akan pantau rumah rakyat karena kami dapat laporan ada kampung yang rumah-rumahnya masih pakai tenda.

Jadi kami akan pantau itu juga aset-aset provinsi yang ada di sini. Makanya saya bersama Bapak Kepala Biro (Biro Pembangunan) karena kami PU yang urus fisik tapi pelaporan itu ada pada Biro Pembangunan, “ucap dia. (Nday)

Pos terkait