Windesi Kebanjiran Lagi, Warga Desak Pemkab Segera Bangun Tanggul dan Normalisasi Kali

  • Whatsapp

WASIOR – Hujan lebat yang terjadi pada Kamis sore (19/5/2022) membuat Kampung Windesi, Distrik Windesi Kabupaten Teluk Wondama kembali dilanda banjir.

Banjir akibat meluapnya kali/sungai Wariowi membuat jalan lingkungan dan areal perkampungan terendam. Selain itu sedikitnya 20 rumah warga juga tergenang air dan lumpur.

Ini merupakan banjir kali kedua yang dirasakan warga setempat dalam 10 hari terakhir setelah pada minggu lalu juga terjadi banjir serupa.

Kepala Distrik Windesi Moses Windesi dihubungi melalui sambungan telepon Jumat sore mengungkapkan, air yang menggenangi rumah warga sudah sepenuhnya surut.

Meski begitu warga masih dihantui ras waswas mengingat hujan masih terus turun di Windesi. Sementara tanggul kali/sungai hampir semuanya sudah mengalami kerusakan lantaran dimakan usia.

“Sumbernya itu dari sungai yang meluap. Ada tiga sungai atau kali yang bertemu jadi satu yaitu Kali Wariowi, Wamesandawi dan Masasopi. Jadi tanggul di kali itu sudah patah-patah karena memang tidak semua (dipasang tanggul). Hanya di atas saja, jadi air lewat situ, “jelas Moses.

“Sekarang ini masih hujan jadi masyarakat tidak tenang karena kalau hujan lebat itu masyarakat pasti kena (banjir lagi) karena sudah tidak ada penghalang, “lanjut Moses.

Dia mengatakan, banjir yang melanda Kampung Windesi juga Wamesa Tengah sudah merupakan peristiwa berulang. Nyaris setiap tahun rumah warga setempat merasakan kebanjiran.

“Karena itu masyarakat minta segera ada perbaikan tanggul kali atau ada normalisasi. Karena ini sudah berulang kali diusul lewat musdis (musrenbang distrik). Dari distrik ganti distrik, saya ini yang ke-5, diusul terus tapi belum ada realisasi. Jadi masyarakat juga rasa kecewa karena seperti tidak ada perhatian dari instansi terkait, “kata Moses.

Moses menyampaikan, petugas dari BPBD sudah turun lapangan membagikan bantuan bahan makanan kepada warga yang terdampak.

Namun sebagai kepala wilayah, dia menekankan, hal utama yang harus jadi perhatian khusus adalah bagaimana menjamin keselamatan masyarakat di Kampung Windesi yang selama ini hidup dalam ancaman terutama pada setiap musim penghujan.

“Jadi yang paling dibutuhkan adalah normalisasi. Harus segera ada perbaikan tanggul dan pengerukan karena material sudah penuh supaya masyakat ini bisa rasa aman. Kerinduan masyarakat seperti itu karena sudah berulang kali disampaikan,”ucap Moses.

Kepala Pelaksana BPBD Teluk Wondama Aser Waroi, Jumat siang di Wasior menyebut, pihaknya telah melakukan langkah tanggap darurat berupa pemberian bantuan sembako kepada warga terdampak.

“Kami sudah salurkan bantuan sembako sebagai langkah tanggap darurat. Tapi untuk jangka panjang memang harus ada penanganan terhadap sungai yang menjadi sumber banjir, “ucap Waroi. (Nday)

Pos terkait