Satukan Persepsi Sukseskan Pesparawi Ke 14, Ditjen Bimas Kristen Gelar RAKERNAS LPPN dan LPPD Se-Indonesia di Manokwari

Manokwari, kabartimur.com- Dalam rangka menyukseskan pelaksanaan pesparawi yang ke 14 tahun 2025 di Manokwari, Ditjen Binmas Kristen Kemenag Republik Indonesia melaksanakan Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional ( LPPN) dan Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Se- Indonesia Tahun 2023 yang dipusatkan di Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Dirjen Bimas Kristen Kemenag Republik Indonesia, Jeane Marie Tulung dan akan berlangsung selama tiga hari di Aston Niu Hotel, Jl. Drs. Esau Sesa Manokwari, senin (30/10/2023).

Bacaan Lainnya

Rakernas tersebut di hadiri oleh Staf Direktorat jenderal Bimas Kristen Kementerian Agama RI, Pengurus LPPN dan 36 LPPD seluruh Indonesia, Bupati Manokwari yang diwakili oleh sekda dan Pejabat Gubernur PB yang diwakili oleh asisten III .

Baca Juga :   Kota Sorong Siap Jadi Tuan Rumah Pesparawi XIV Se Tanah Papua Tingkat Papua Barat

Dirjen Bimas Kristen Kementrian Agama Republik Indonesia Mengatakan, Jeane Marie Tulung dalam sambutannya mengatakan bahwa Pesparawi Nasional harus tetap di lanjutkan sebagaimana dalam munas Pesparawi Nasional yang ke 13 di Jogja memutuskan bahwa Papua Barat sebagai tuan rumah pesparawi nasional ke 14 tahun 2025 mendatang.

Menurutnya, Pesparawi Nasional sebagai Sarana efektif dalam pembinaan mental dan spiritual umat kristen, meningkatkan persaudaraan, dan mutu paduan suara serta akan menjadi sarana untuk menghadapi persiapan penyelenggaraan Pesparawi Nasional tahun 2025 di Manokwari.

Kepada peserta pihaknya berharap agar dapat memberikan kontribusi positif untuk penyelenggaraan Pesparawi nasional yang ke14 tahun 2025 dan menjadi ajang evaluasi pelaksanaan Pesparawi 13 di Jogjakarta.

Ia menambahkan, hasil Rakernas tersebut akan menjadi penajaman bagi LPPD Papua Barat untuk berkoordinasi dengan Pemprov Papua Barat terkait dengan anggaran-anggatan prioritas yang akan disiapkan berdasarkan tahun persiapan untuk tahun 2024 hingga tahun 2025 sebagai tahun penyelenggaraan Pesparawi Nasional.

Baca Juga :   9 Distrik Dapat Bantuan Sound Sistem

Kepada peserta pihaknya berharap agar dapat memberikan kontribusi positif untuk penyelenggaraan Pesparawi nasional yang ke14 tahun 2025 dan menjadi ajang evaluasi pelaksanaan Pesparawi 13 di Jogjakarta serta menjadi rambu-rambu dalam mempersiapkan Pesparawi Nasional yang akan datang untuk menghasilkan Pesparawi Nasional yang jauh lebih berkualitas

Sementara itu, Penjabat Gubernur Papua Barat yang diwakili Asisten III bidang administrasi Umum Otto Parorongan mengatakan, Provinsi Papua Barat sebagai tuan rumah dan Rakernas dan Pesparawi Nasional 2025 memiliki 10 program bidang keagamaan, Salah satunya adalah peningkatan kualitas keimanan dan ketakwaan umat beragama, dan meningkatkan sarana prasarana keagamaan di Papua Barat.

Pihaknya berharap Rakernas di Papua Barat dapat menghasilkan keputusan penting dan bermanfaat bagi perkembangan Pesparawi di Indonesia, dan ajang tersebut diharapkan bermanfaat untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Baca Juga :   Kabupaten Manokwari Terima Awards Kategori TP2DD

Selain itu pula, pihaknya mengimbau untuk menjaga kemanan, ketertiban dan ketentraman selama berlangsungnya Rakernas LPPN dan LPPD di Manokwari.

Pada kesempatan yang sama, bupati Manokwari dalam sambutannya yang dibacakan oleh sekda Manokwari, drg. Henry Sembiring menyampaikan ucapan selamat datang kepada Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama RI beserta rombongan dalam rangka melaksanakan Rakernas LPPN dan LPPD Se- Indonesia tahun 2023.

“Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya juga ingin mengucapkan selamat datang kepada para Rakernas LPPN dan LPPD se-indonesia dari berbagai daerah. Selamat datang di kota Injil Kabupaten Manokwari, semoga kehadiran bapak dan ibu akan membawa berkat dan perubahan pembangunan bagi tanah Papua” Harapnya.

” Selamat melaksanakan rakernas, semoga dalam penyusunan program kerja, hendaknya menghasilkan program-program kerja yang mempunyai visi yang dapat dilaksanakan untuk mewujudkan misi yang telah ditetapkan” Pungkasnya.(Red/*)

Pos terkait