Sambut HUT KOTA Manokwari Ke-125 Tahun 2023, Bapenda Buka Pekan Pembayaran PBB dan Launching Noken Payment Manokwari

Manokwari, kabartimur.com- Dalam rangka menyambut peringatn HUT Kota Manokwari yang ke 125 tahun 2023, pemerintah Kabupaten Manokwari melalui Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) menggelar acara Pembukaan Pekan Pembayaran PBB dan Launching Noken Payment Manokwari.

Kegiatan launching dibuka langsung oleh bupati Manokwari, Hermus Indou didampingi oleh sekda dan kepala Bapenda di ruang sasana karya, selasa (31/10/2023) ditandai dengan demonstrasi aksi pembayaran melalui aplikasi.

Kepala Bapenda, Mario Sius Yenu dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara pekan pembayaran Pajak Bumi dan Pembangunan Perkotaan dan Pedesaan (PBB-P2) adalah kegiatan kedua kalinya dilaksanakan dalam rangka hari jadi kota Manokwari yang ke 125 tahun.

Bacaan Lainnya

Kegiatan pembayaran PBB P2 dan launching Noken Payment sebagai dasar pelaksanaan fungsi Bupati nomor 900/386/ X /2023 dengan sumber anggaran dari DPA Bapenda tahun 2023.

Baca Juga :   Gelar Aksi Damai Tolak Provokator, LMA PB Tekankan 5 Poin Penting

Adapun tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pendapatan asli daerah dari sektor pajak terutama dari PBB- P2 serta meningkatkan partisipasi masyarakat wajib pajak PBB-P2 melalui Pekan pembayaran PBB P2.

Adapun dihari jadi kota Manokwari ke 125 tahun 2023, Bapenda Manokwari juga melakukan layanan penerimaan pembayaran pajak PBB T2 di 3 distrik di 9 kelurahan yaitu distrik Manokwari barat ,6 kelurahan distrik Manokwari Selatan 2 kelurahan distrik Manokwari Timur dan 1 kelurahan.

“Dengan mendekatkan layanan penerimaan pembayaran pajak ini agar memudahkan wajib pajak dalam memenuhi kewajiban membayar sehingga berpengaruh kepada tingkat kepatuhan wajib pajak” Harapnya.

Mengantisipasi hal itu kata Yenu, tentu diperlukan inovasi atau terobosan yang mampu meningkatkan kesadaran para wajib pajak untuk mewujudkan hal tersebut dan bukan sesuatu yang mudah untuk itu bapenda Manokwari terus merenovasi dengan digitalisasi penerimaan pembayaran yaitu bekerjasama dengan mitranya perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Barat, bank Papua ,Bank BNI, dan PT pos cabang Manokwari menyiapkan channel pembayaran melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM) mobile banking dan prospek sehingga wajib pajak dapat mudah membayar pajak tepat waktu.

Baca Juga :   Permudah Masyarakat Bayar Pajak dan Retribusi Pemda Manokwari MoU PT pos Indonesia Cabang Manokwari

Yenu menyebut bahwa realisasi penerimaan pajak daerah tahun 2023 yang meskipun belum mencapai 100% tetapi sudah mendekati target yaitu 69,68% sampai dengan triwulan keempat terdapat 44,5 miliar rupiah dari target 63,9 miliar rupiah.

“Selain PBB-P2 masih terdapat pajak-pajak lain yang menjadi kewenangan daerah dan merupakan potensi pendapatan daerah antara lain pajak reklame, pajak hotel , pajak restoran, pajak parkir, pajak mineral bukan logam dan batuan Galian c, pajak pembangunan air tanah , pajak restoran, pajak hiburan dan retribusi daerah lainnya” ungapnya.

Sementara itu, Bupati Manokwari, Hermus Indou dalam arahannya menyampaikan bahwa kedepannya pendapatan fasilitas publik akan dimaksimalkan sehingga potensi penerimaan pajak dan retribusi teroptimalkan.

Ia menilai, retribusi daerah di kabupaten Manokwari itu menjadi satu Fokus dari pemerintah Kabupaten Manokwari yang dilakukan secara berkelanjutan dan diwajibkan bagi setiap warga masyarakat yang melakukan aktivitas pembangunan di Kabupaten Manokwari untuk membayar pajak karena ini adalah amanat konstitusi sehingga semua orang yang disebut sebagai warga negara yang telah memiliki objek usaha dan juga objek bangunan dan lain sebagainya.

Baca Juga :   Amankan Pengumuman Hasil Tes CPNS Kab Manokwari Siapkan 200 Personil Kepolisian.

Bupati berharap warga menempatkan diri sebagai warga negara yang baik yang taat hukum kemudian wajib untuk bisa melaksanakan apa yang menjadi kapasitas fiskal daerah ini.

“Kita memastikan semua potensi penerimaan daerah jangan sampai ada yang tidak dikelolah dengan baik dan berharap tidak ada kampung atau desa di Manokwari yang tidak terjangkau oleh infrastruktur komunikasi” tegas Bupati.

Disamping itu juga sarana dan prasarana juga akan ditingkatkan baik diperkotaan maupun di pedesaan serta SDM harus di tingkatkan. (Red/*)

Pos terkait