RSUD Wondama Resmi Jadi Tipe C, Andi Kayukatuy Ingin Layanan Medis Makin Mantap, Rujukan Berkurang

WASIOR – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Teluk Wondama resmi naik kelas dari tipe D menjadi tipe C.

Kepastian itu diperoleh dengan terbitnya Surat Izin Operasional oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Teluk Wondama nomor 645.3/2/SIO/DPMPTSP-TW/VIII/2022 tertanggal 3 Agustus 2022.

DPMPTSP memberikan izin operasional rumah sakit kepada Badan Layanan Umum (BLU) RSUD Kabupaten Teluk Wondama dengan penetapan kualifikasi rumah sakit umum kelas C.

Penerbitan surat izin operasional itu sendiri merujuk pada berita acara hasil visitasi nomor 440/2638.1/DK-PB/VI/2022 tanggal 30 Juni 2022.

Hasilnya adalah tim visitasi merekomendasikan RSUD Teluk Wondama dapat diberikan izin operasional rumah sakit kelas C.

Selanjutnya per 5 Agustus 2022, RSUD Teluk Wondama sudah teregister pada website Kementerian Kesehatan RI sehingga bisa diakses secara online.

Wakil Bupati Teluk Wondama Andarias Kayukatuy menyambut positif kenaikan status RSUD Teluk Wondama menjadi tipe C. Terlebih kenaikan tipe RSUD merupakan salah satu janji politik pasangan Hendrik Mambor-Andarias Kayukatuy pada kampanye Pilkada 2020 lalu.

Baca Juga :   Masuk Kategori Daerah Inovatif, Ini Catatan ‘Prestasi’ yang Jadi Kado HUT ke-19 Teluk Wondama

Orang nomor dua Pemkab Wondama itupun berharap kenaikan kelas rumah sakit menjadi tipe C  memacu jajaran RSUD Teluk Wondama khususnya para petugas medis untuk memberikan pelayanan yang lebih baik lagi kepada masyarakat.

Andi, demikian panggilan karib Andarias Kayukatuy menekankan kenaikan kelas rumah sakit harus diikuti dengan peningkatan mutu layanan medis.

“Kita harapkan kenaikan kelas rumah sakit bisa meningkatkan kualitas pelayanan, itu yang lebih penting. Jangan sampai pelayanan masih tetap seperti yang sekarang tetapi harus lebih meningkat lagi, “ujar Andi usai menghadiri kegiatan di Wasior, Kamis (11/8/2022).

Seiring kenaikan kelas rumah sakit, Wakil Bupati juga mendorong manajemen RSUD Teluk Wondama agar melengkapi alat kesehatan (alkes) juga sarana dan prasarana (sarpras) yang masih kurang. Termasuk penambahan tenaga dokter spesialis yang masih terbatas.

Baca Juga :   Buka Temu Karya Pertama, Mambor : Karang Taruna Harus Jadi Pelopor Pembangunan

Andi menjamin Bupati Hendrik Mambor bersama dirinya akan mendukung dan menyetujui usulan pengadaan alkes maupun sapras juga penambahan tenaga medis demi untuk memaksimalkan kinerja layanan kesehatan di RSUD Teluk Wondama.

“Karena itu merupakan salah satu misi kami yang kami janjikan pada kampanye pada saat debat kandidat. Kita ingin kenaikan tipe ini betul-betul pelayanan di rumah sakit itu berjalan sebagaimana rumah sakit tipe C, “ucap Andi.

Wakil Bupati juga berharap kenaikan kelas rumah sakit bisa menekan jumlah rujukan pasien ke luar daerah.

“Termasuk rujukan kita tekan. Kalau bisa dilayani di sini, kenapa harus keluar. Bebereapa waktu lalu banyak rujukan ke luar jadi itu mungkin karena pelayanan yang belum optimal, “ ujar mantan Kepala Dinas Sosial itu.

Sebelumnya, Direktur BLU RSUD Teluk Wondama dr Yoce Kurniawan mengaku bersyukur proses kenaikan kelas RSUD Teluk Wondama dari tipe D menjadi tipe C berjalan lancar dan relatif cepat.

Baca Juga :   Tiga Pasien Sembuh, Kasus Aktif Covid-19 di Wondama Tinggal 2 Orang

Sejak awal pihaknya sudah berkeyakinan RSUD Teluk Wondama akan lolos persyaratan untuk naik kelas ke tipe C.

Sebab, sejumlah fasilitas dasar yang menjadi persyaratan seperti jumlah tempat tidur, ruang rawat inap, ruang emergency, fasilitas pengolahan sampah dan lainnya termasuk dokter spesialis sudah dimiliki RSUD Teluk Wondama. (Nday)

 

Pos terkait