Pungutan di SD Parinring Buat Orangtua Siswa Mengeluh, Minta Walikota Tindak Tegas

  • Whatsapp

Orangtua siswa di SD Parinring yang terletak di kelurahan Tamangapa resah lantaran banyaknya pungutan yang dikeluarkan oleh pihak sekolah, padahal pungutan seperti itu sudah tidak diperbolehkan lagi apalagi sampai memberatkan orantua siswa.

Informasi yang dihimpun kabar timur menyebutkan, dalam penerimaan siswa baru tahun ini pihak sekolah mengharuskan orangtua siswa untuk membeli baju batik, baju olahraga, rompi, yang disiapkan oleh sekolah seharga Rp200 ribu. Beberapa orantua siswa yang merasa tidak mampu sempat memprotes kebijakan ini, namu mereka akhirnya tak berdaya menghadapi kebijakan sepihak sekolah. Tak hanya itu, para orantua juga dipungut biaya pembelian buka Rp72 ribu persiswa untuk kelas satu.

Beberapa orangtua siswa yang enggan menyebut jati dirinya meminta walikota makassar untuk turuntangan mengatasi permasalahan tersebut, karena pikah diknas selaku leading sektor dinilai tak mampu berbuat banyak. Orantua siswa di SD Parinring mengaku terpaksa harus memaksakan diri memenuhi permintaan pihak sekolah, hal ini lebih terasa bagi orangtua siswa yang anaknya beberapa orang membutuhkan biaya dalam waktu bersamaan. Mereka juga meminta agat walikota mengevaluasi pihak sekolah dan menindak tegas mereka yang sudah mengambil kebijakan yang meresahkan orantua murid.

 

img class="details-image" src="https://kabartimur.com/wp-content/uploads/2020/05/GARIS-PUTIH.png" draggable="false" alt="">

Pos terkait