Politeknik I.S Kijne Jadi Perguruan Tinggi Pertama di Wondama, Prodi Unggulan : Perikanan dan Kelautan serta Pariwisata

WASIOR, Kabartimur.com– Politeknik I.S Kijne bakal menjadi perguruan tinggi pertama yang hadir di Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat.

Rencananya peluncuran politeknik yang memakai nama Izaak Samuel Kijne, tokoh penginjil asal Belanda yang memprakarasi pendirian sekolah formal pertama bagi Orang Asli Papua (OAP) di Aitumeiri, Wasior pada 1925 akan dilakukan pada bulan November nanti.

                  Bupati Teluk Wondama Elysa Auri menyatakan, pendirian Politeknik I.S Kijne tidak sekedar untuk membangkitkan kembali aspek historis Wondama sebagai pusat Pendidikan bagi orang asli Papua di masa lalu.

Namun lebih dari itu merupakan upaya untuk melahirkan sumber daya manusia (SDM) Wondama yang unggul dan kompeten di bidangnya yang diharapkan bisa mengelola berbagai potensi sumber daya alam yang ada untuk kesejahteraan masyarakat.

                  “Sumber daya alam yang melimpah membutuhkan sumber daya manusia yang terdidik, terampil, inovatif dan berintegritas, “kata Auri pada pembukaan forum group discussion (FGD) tentang pendirian Politeknik I.S Kijne di Gedung Sasana Karya, Kantor Bupati Teluk Wondama di Rasiei, Kamis (22/10).

Baca Juga :   Dugaan Perundungan Anak di SDN 35 Sanggeng Pihak Sekolah Terkesan Tutup Mata

Melalui kehadiran politeknik yang merupakan lembaga pendidikan tinggi vokasi, bupati berharap ke depan banyak anak muda Wondama menjadi tenaga kerja siap pakai yang bisa diandalkan untuk pembangunan daerah.

“Lulusan Politeknik I.S diharapkan mampu bekerja, berwirausaha mengembangkan teknologi tepat guna dan berkontribusi bagi pembangunan kampung dan distrik, “ucap Auri.

Program Studi

                  Pendirian Politeknik I.S Kijne Wondama saat ini masih dalam tahapan kajian oleh tim yang dipimpin Wakil Rektor III Universitas Papua (Unipa) Manokwari Profesor Dr Jonni Marwa.

Profesor Jonni Marwa menjelaskan, program studi (prodi) yang nantinya dibuka di Politeknik I.S Kijne akan berbasis pada potensi lokal di Kabupaten Teluk Wondama.

                  Adapun Kabupaten Teluk Wondama memiliki potensi sumber daya alam yang besar di sektor perikanan dan kelautan, pariwisata, kehutanan, pertanian dan juga pertambangan.

Baca Juga :   Libatkan Pemerintah Kampung, Tahun Ini Dinas Pertanian Wondama Lanjut Budidaya Jagung dan Sayuran untuk Perkuat Ketahanan Pangan

                  Berangkat dari potensi lokal yang ada itu, maka menurut Prof Marwa, prodi yang direncanakan dibuka antara lain Teknologi Perikanan, Pengelolaan Pariwisata, Agrobisnis dan Agrowisata juga Tekonologi Informasi, Bisnis dan Kewirausahaan.

                  “Prodi seperti itulah yang kami pandang tepat untuk dibuka di kabupaten ini, “ujar Prof Marwa.

                  Prof Marwa menjelaskan, pihaknya telah melakukan pendataan terhadap semua sekolah lanjutan atas di Wondama baik SMA maupun SMK yang diharapkan lulusannya nanti menjadi calon mahasiswa di Politeknik I.S Kijne.

                  Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan, didapatkan ada sebanyak 2.000 lulusan SMA dan SMK setiap tahun yang bisa menjadi calon mahasiswa. Karena itu dia optimis Politeknik I.S Kijne akan bisa eksis.

                  “Dari 2.000 itu ada angka 25 sampai 26 persen yang tidak lanjut, putus sekolah. Sisa 74 persen, dan 74 persen itu yang mungkin kita bisa dorong masuk dari itu hanya 20 persen saja maka setiap tahun kita punya 140 mahasiswa. Itu hanya di Wondama. Belum dari luar, “kata Prof Marwa.

Baca Juga :   Pesan Jaga Hutan Pegunungan Wondiboi, Gubernur Dominggus : Kita Tinggalkan Mata Air, Jangan Air Mata untuk Anak Cucu

“Jadi kalau 30 persen saja ada 212 calon mahasiswa yang kuliah di sini dari anak SMA dan SMK yang tamat. Dorang akan kuliah di sini tidak perlu ke tempat lain, “ lanjut guru besar Unipa bidang lingkungan.

Pemkab Teluk Wondama merencanakan proses perkuliahan Politeknik I.S Kijne sudah bisa berjalan pada tahun 2027.

“Tahun ini kita launcing, tahun depan kita harapkan sudah bisa berjalan perkuliahan. Nanti kita pakai gedung SMP Aitumeiri dulu sambil dipersiapkan Pembangunan gedung kampusnya, “ujar Bupati Auri. (Nday)

Pos terkait