Pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong Bupati Manokwari Paparkan Konsep Perayaan Hari Jadi Kota Manokwari Ke-124 Tahun

MANOKWARI, Kabartimur.com– Pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong bupati Manokwari, Hermus Indou memaparkan konsep dasar perayaan hari jadi kota Manokwari yang ke 124 tahun yang dilaunching langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Papua Barat di lapangan Borarsi, Jumat, (14/10/2022).

Dihadapan Pj Gubernur , Bupati Manokwari Selatan, wakil bupati Manokwari, anggota DPRD Papua Barat dan DPRD Manokwari serta unsur forkimda dan semua pimpinan OPD lingkup pemda Manokwari, Bupati Hermus Indou merinci konsep tersebut yakni:

Bacaan Lainnya

Pertama, Adanya komitmen dan agenda pembangunan daerah dimana pembangunan Manokwari sebagai pusat peradaban di tanah Papua dan ibukota provinsi Papua barat, agar menjadi komitmen dan agenda pembangunan daerah yang perlu disukseskan pencapaiannya oleh semua pihak

Kedua, Persembahan kado ulang tahun bagi masyarakat titik peringatan hari jadi kota Manokwari tahun 2022 perlu diperingati dengan cara yang berbeda, yaitu diisi dengan kegiatan-kegiatan pembangunan yang bermanfaat dan bermakna serta dipersembahkan sebagai kado ulang tahun bagi seluruh masyarakat di kabupaten Manokwari.

Baca Juga :   Hari Jadi Kota Manokwari ke-124, Bagian Pemerintahan Antusias Sapu Bersih Jalan Protokol

Ketiga, Panggilan untuk berbakti dan berkarya bagi negeri Manokwari adalah kita dan kita adalah Manokwari titik di negeri ini kita lahir dan dibesarkan, di negeri ini kita dipanggil untuk mengabdi, melayani dan berkarya serta di negeri ini kita diberkati

Keempat, Bergotong-royong dalam membangun Manokwari kerjasama, kolaborasi, kebersamaan dan partisipasi aktif dari seluruh stakeholder dan elemen masyarakat di kabupaten Manokwari merupakan kata kunci perlu digalakkan dan ditumbuhkan dalam menyukseskan pembangunan di kabupaten Manokwari.

Kelima, Strategi, pendekatan dan inovasi pembangunan daerah . bahwa untuk mendorong percepatan pembangunan daerah, meningkatkan kualitas pelayanan dan kesejahteraan masyarakat di kabupaten Manokwari dibutuhkan strategi, pendekatan dan inovasi pembangunan untuk meningkatkan produktivitas kinerja pemerintah daerah secara efektif dan efisien.

Bupati menjelaskan bahwa tujuan diselenggarakannya kegiatan bulan bakti gotong royong adalah menanamkan nilai-nilai historis kabupaten Manokwari dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara bagi seluruh elemen masyarakat di kabupaten Manokwari.

Baca Juga :   HUT GKI Ke-66 Tahun, Bupati Manokwari Ajak Semua Warga GKI dan Dedominasi Gereja Bersatu Jaga Manokwari Menjadi Zona Damai

Selain itu, menumbuhkan rasa kecintaan dan kepedulian untuk mengabdi dan berkarya bagi negeri, yaitu bersama membangun kabupaten Manokwari sebagai ibu kandung dan rumah kita bersama yang telah menafkahi dan mengayomi seluruh masyarakat

Meningkatkan kualitas pelayanan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam semua aspek pembangunan.

Menggerakkan dan meningkatkan partisipasi, kerjasama dan kolaborasi semua elemen masyarakat dan stakeholder dalam pembangunan daerah.

dan mendorong percepatan pembangunan di kabupaten Manokwari sebagai pusat peradaban di tanah Papua dan ibukota provinsi Papua barat.

Bupati menyebut bahwa pemerintah kabupaten Manokwari telah menyiapkan beberapa kegiatan kemasyarakatan yang akan diselenggarakan untuk memeriahkan kegiatan bulan bakti gotong royong tahun 2022.

“Ada penyerahan bantuan sosial bagi tokoh agama dan tokoh masyarakat operasi katarak secara massal, konsultasi publik, beda rumah, meresmikan beberapa bangunan milik pemerintah kabupaten Manokwari, pembersihan sungai fanindi, pentas seni, lomba-lomba dan masih banyak kegiatan lainnya dalam rangka memperingati hari jadi kota Manokwari tahun 2022” sebut Bupati.

Baca Juga :   SMP YPK 1 dan YPK 2 Manokwari Terima Bantuan 20 Unit Komputer

Pihaknya berharap dalam pelaksanaan kegiatan bulan bakti ini dapat meningkatkan semangat kebersamaan kekeluargaan, kegotongroyongan dan kewaspadaan masyarakat dalam pembangunan meningkatkan kemampuan dan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kebutuhan berdasarkan rasa kebersamaan dan keanekaragaman menuju pada penguatan integritas sosial melalui kegiatan bulan bakti ini.

Diakhir sambutannya Bupati berpesan atas kondisi laut yang sudah tercemar oleh sampah yang tidak terurus dengan baik, sehingga perlu adanya tim kebersihan yang bertugas membersihkan laut yang akan disebut tim Biru Komas .

Sehubungan dengan itu, sesuai dengan pasal 27 UU 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah yang menyatakan bahwa pengelolaan laut saat ini menjadi kewenangan provinsi.

Olehnya itu bupati meminta agar gubernur papua barat perlu membentuk tim biru yang khusus membersihkan laut yang terdiri dari komunitas anak laut dan komunitas diving Manokwari serta dapat melibatkan penilaian sekitar untuk menjadi bagian untuk membersihkan laut kita.(Red/VR)

Pos terkait