Miss Komunikasi Mandor-Karyawan Gudang, Limbah Dibuang Ke Bantaran Sungai.

  • Whatsapp

MANOKWARI- Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Manokwari menyebut, aksi pembuangan limbah ke bantaran sungai di distrik Sidey beberapa waktu lalu, oleh salah satu perusahan di Manokwari tidak disengaja dan terjadi karena adanya miss komunikasi antara mandor dan karyawan gudang.

Atas kejadian itu, Pihak perusahaan juga telah melakukan pembersihan secara total.

img class="details-image" src="https://kabartimur.com/wp-content/uploads/2020/05/GARIS-PUTIH.png" draggable="false" alt="">

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran Dan Kerusakan Lingkungan Hidup pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Manokwari, Yohanes Ada Lebang mengatakan, informasi terkait pembuangan limbah disekitar bantaran sungai itu didapatkan dari media sosial.

Setelah melakukan pengecekan, diketahui jika sesuai dengan SOP yang dimiliki perusahaan tersebut, maka wadah itu seharusnya ditumpuk di gudang.

“Limbah itu tidak dibuang, tetapi ditumpuk didalam gudang. Tetapi karena adanya miss komunikasi antara mandor dan karyawan gudang, sehingga limbah tersebut dibuang ke bantaran sungai di distrik Sidey. Perusahan juga sudah mengaku sama sekali ini tidak ada unsur kesengajaan yang dibuat.” Tutur Yohanes Lebang.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran Dan Kerusakan Lingkungan Hidup ini juga mengatakan, kedepan limba B-3 milik perusahan harus dibawah keluar dari Manokwari, sehingga diharapkan secepatnya ada koordinasi dengan perusahan-perusahan yang ada di Manokwari.

“Upaya lain yang dilakukan oleh pihak DLH Kabupaten Manokwari adalah menjalin kerja sama dengan PT Pelni Cabang Manokwari untuk menyiapkan kontener yang digunakan membawah limbah B-3 keluar dari manokwari.” terang Yohanes Lebang. (QZ)

Pos terkait