Gandeng CIFOR, DTPHP Papua Barat Gelar Lokakarya Perkebunan Sawit Berkelanjutan

  • Whatsapp

MANOKWARI- Menggandeng Center For International Forestry Research (CIFOR), Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Provinsi Bapua Barat menggelar lokarkarya perkebunan kelapa sawit berkelanjutan, dan sosialisasi inpres nomor 6 tahun 2019, menuju perdagangan minyak sawit berkelanjutan. Lokakarya yang berlangsung Rabu (19/02), turut dihadiri oleh gubernur papua barat, Dominggus Mandacan.

Gubernur Papua Barat menyampaikan bhawa Pembangunan dibidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan kehutanan merupakan program prioritas dalam pembangunan nasional. Sektor-sektor itu berperan strategis dalam perekonomian nasional dimana, Pada tanggal 19 Oktober 2015 lalu Papua Barat telah mendeklarasikan komitmen untuk bertransformasi menjadi provinsi konservasi yang pertama di Indonesia, dan pada bulan Oktober 2018 dalam forum ICBE di Manokwari, telah dinyatakan “deklarasi manokwari” yang berkomitmen terhadap pembangunan berkelanjutan berbasis wilayah adat.

Gubernur berharap, melalui kegiatan lokakarya dan sosialisasi inpres nomor 6 tahun 2019, dapat memberikan gambaran kepada semua pemangku kepentingan bagaimana membangun perkebunan sawit di provinsi Papua Barat secara berkelanjutan dengan tetap memperhatikan semua aspek dan kaidah dalam pemanfaatan ruang dan juga untuk kepentingan konservasi.

Baca Juga :   Anti Golput, Sekda Ajak Warga Manokwari Gunakan Hak Pilih

Dan yang paling penting adalah bagaimana pembangunan perkebunan kelapa sawit dapat mensejahterahkan masyarakat Provinsi Papua Barat dengan tetap menjaga kelestarian alam dan lingkungan.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Provinsi Papua Barat, Yakob Fonataba menjelaskan, tujuan dari pelaksanaan lokar karya perkebunan kelapa sawit berkelanjutan dan sosialisasi inpres nomor 6 tahun 2019 adalah untuk memahami permasalahan, tantangan dan solusi mengenai perkebunan kelapa sawit berkelanjutan.

Termasuk pelestarian lingkungan guna mendukung Papua Barat sebagai Provinsi konservasi dalam pembangunan berkelanjutan dan deklarasi manokwari. (AG)

Pos terkait