Miris, Puskesmas Buatan Pemprov Papua Barat Ini Rusak Parah Padahal Belum Dipakai

  • Whatsapp

WASIOR – Miris. Belum Sempat dipergunakan,Gedung Puskesmas yang dilengkapi ruang rawat inap di Kampung Werabur, Ibukota Distrik Nikiwar Kabupaten Teluk Wondama kini dalam kondisi rusak parah.

Sarana kesehatan yang ditaksir menghabiskan dana miliaran rupiah itu merupakan proyek Pemprov Papua Barat yang dikerjakan tahun 2012. Namun karena belum ada penyerahan secara resmi kepada Pemkab Teluk Wondama, bangunan tersebutpun terlantar dan tidak terurus.

Akibatnya banyak bagian gedung Puskesmas mengalami kerusakan berat. Mulai dari lantai yang pecah dan bolong, dinding retak bahkan ada beberapa bagian ruangan yang sudah jebol hingga plafon serta atap yang bocor di banyak tempat.

Kondisi gedung rawat inap bahkan lebih parah. Hampir semua bagian bangunan telah mengalami kerusakan sehingga tidak layak lagi dipakai. Selain karena tidak terawat, diduga kualitas bangunannya juga buruk sehingga tidak bisa bertahan lama.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Teluk Wondama J.Parairaway membenarkan, hingga kini belum ada penyerahan atau hibah dari Pemprov Papua Barat kepada Pemkab Teluk Wondama. Bahkan sejak awal dibangun pihak Dinkes tidak pernah diajak koordinasi.

“Mereka datang bangun begitu saja tidak pernah ada koordinasi. Asal dibangun saja yang penting proyek jalan, “ ujar Parairaway sewaktu mendampingi Bupati Bernadus Imburi meninjau kondisi Puskesmas tersebut baru-baru ini.

Sejak setahun terakhir, pihak Dinkes sebenarnya telah menempatkan petugas medis di Puskesmas Nikiwar. Namun karena kondisi bangunan yang tidak layak, pelayanan medis hanya berjalan seadanya saja.

Kepala Distrik Nikiwar Agustinus Ruhukail berharap Dinas Kesehatan melakukan rehabilitasi bangunan agar pelayanan medis bisa berjalan secara optimal.

“Kami minta Puskesmas direhab berat. Juga tambah tenaga medis karena honor lebih banyak. Jadi kalau honor keluar, PNS keluar lagi, maka pelayanan kesehatan tidak jalan, “ ujar Ruhukail pada acara tatap muka dengan bupati. (Nday)

Pos terkait