Ketua DPRD Tana Toraja Warning Pemkab

  • Whatsapp

kabartimur,Tana Toraja— Ketua DPRD Tana Toraja, Welem Sombolangi mengingatkan Pemkab Tana Torja agar mulai menjalankan proyek paling lambat pada bulan Januari. Hall ini diakatakan Welem dalam acara Sosialisasi Pelebaran Jalan di Ruang Pola Kantor Bupati.
Welem memberikan tanggapan terkait APBD Tahun 2018 dengan mengatakan bahwa terkait APBD Tahun 2018 yang sudah ditetapkan pada bulan Desember Tahun 2017 oleh Paripurna DPRD lalu agar lebih cepat di realisasikan Pemerintah Daerah.

Menurutnya, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2018 sebaiknya sudah harus berjalan bulan januari ini, sehingga serapan anggaran Tahun 2018 lebih cepat sesuai rencana yang di targetkan.

“Belanja rutin tetap berjalan cepat karena ini terkait belanja gaji pegawai dan belanja Kantor seperti kertas dan lain-lain,”jelsdnya saat ditemui kabartimur,

Khusus untuk belanja modal dalam APBD Tahun 2018 ini, menurut Welem,Pemerintah sudah harus melaksanakan pada bulan Februari, karena anggaran belanja modal juga anggarannya besar dan itu terkait pekerjaan konstruksi.

“Pekerjaan Konstruksi Tahun 2018 ini, Pemerintah sudah harus melakukan perencanaan lebih cepat sehingga dalam pelaksanaan konstruksi seperti jalan dan lain-lain cepat juga dilaksanakan. Agar pelaksanaan pekerjaan konstruksi tidak terjadi keterlambatan,” ujarnya.

Dia menambahkan,dari Pengalaman Tahun 2017 lalu, ada beberapa pekerjaan konstruksi yang lewat  kontrak sampai masuk Tahun 2018.
“Ini disebabkan karena lambatnya perencanaan dan proses lelang yang dilakukan oleh Pemerintah melalui OPD. Akibatnya para rekanan kena denda. Sudah kena denda, disorot lagi sama teman-teman LSM dan Wartawan,”ucap Welem Sombolangi.

Welem mengingatkan dalam penggunaan Anggaran APBD Tahun 2018 ini terus di pantau oleh Pemerintah pusat secara khusus Kementerian Keuangan.
“Karena Pemerintah Pusat sudah memasang Sandi monitoring serapan Anggaran APBD di seluruh Daerah,”tuturya.

Dilanjutkan Ketua DPRD, bahwa sangat berharap Pemerintah dalam hal ini Bupati Tana Toraja dan seluruh stekholdernya di OPD sudah harus mempersiapkan kegiatannya berjalan di bulan Februari. “karena kita tidak mau lagi Anggaran Pemerintah Kabupaten Tana Toraja di potong (pinalti) oleh Pemerintah Pusat karena tidak tercapainya target serapan anggaran.

“APBD Tahun 2018 ini jangan terulang lagi di Tahun 2016 dan 2017,” tegas Ketua DPRD ini.

“Kami dari DPRD terus mengawal dan mengawasi Pemerintah terkait pembelanjaan APBD, baik belanja rutin maupun belanja modal, sehingga semua berjalan dengan baik dan lancar untuk kepentingan masyarakat Tana Toraja,”pungkas Welem Sombolangi.(and)

Pos terkait