Kaibi Jadi Lautan Merah, 65 Piring Gantung Sambut Elysa Auri ‘Pulang Kampung

  • Whatsapp

WASIOR – Calon Bupati Teluk Wondama Elysa Auri mendapat sambutan meriah
saat melakukan kampanye terbatas di Kampung Kaibi Distrik Wondiboi, Kamis (12/11/2020).

Massa pendukung dengan seragam merah khas A2 (Auri-Auparay) bermotif Persipura tumpah ruah memadati jalanan.

Mereka berjejer membentuk barisan di sepanjang jalan utama mulai dari ujung kampung hingga lokasi kampanye sejauh kurang lebih 500 meter yang juga dipenuhi bendera PDIP. Tak ayal kampung Kaibi berubah menjadi lautan merah.

Warga juga menggelar prosesi penjemputan yang terbilang spesial. Tak tanggung-tanggung mereka menyiapkan 64 piring gantung (piring adat).

Piring berukuran besar itu dipegang oleh para ibu-ibu dan perempuan muda yang berdiri berjejer sepanjang jalan menuju ke titik kampanye.

Tidak hanya itu, Auri yang didampingi sang isteri diarak dengan tarian adat dari beberapa suku di antaranya suku Somu dari pedalaman Naikere.

Auri sampai dibuat terharu dengan penyambutan yang cukup meriah dan heboh dari warga setempat. Baginya penerimaan sedemikian itu menunjukkan betapa besar masyarakat menaruh harapan padanya.

“Prosesi tadi menunjukkan penantian dan harapan masyarakat makanya saya ini merasa seperti pulang kampung,” kata Auri yang 37 tahun mengabdi sebagai PNS di Provinsi Papua.

Auri mengaku punya kenangan sendiri dengan Kampung Kaibi. Dia pernah menghabiskan masa kecilnya di kampung yang juga menyimpan sejarah masuknya Injil di tanah Wandamen itu.

“Saya bilang ini saya merasa pulang kampung,”ujarnya.

Dalam orasinya, mantan Plt Bupati Asmat ini menyampaikan tekadnya bersama Ferry Auparay untuk membuat Wondama lebih maju dan sejahtera.

“Wondama ini sudah 18 tahun. Selama 18 tahun itu masyarakat sudah rasakan apa saja sentuhan yang diberikan pemerintah.

Kalau masyarakat di sini merasa senang dengan visi misi kami maka pilih kami berdua supaya kita bawa Wondama ini lebih maju, lebih berkembang dan lebih sejahtera,”kata eks Asisten Sekda Provinsi Papua ini. (Nday)

Pos terkait