Insiden TNI-Polri di Wasior, Kodam Kasuari Jamin Oknum Tentara yang Terlibat akan Ditindak

WASIOR – Asisten Intelijen Kasdam XVIII/Kasuari Kolonel Inf Andi Gus W menyatakan insiden yang melibatkan oknum anggota Koramil Wasior dan personel Polsek Wasior, Kabupaten Teluk Wondama pada Sabtu lalu (4/3) yang berujung pengrusakan markas Polsek Wasior akan diusut sampai tuntas.

Andi bersama tim dari Kodam XVIII/Kasuari yang ditugaskan Pangdam Mayjen TNI Gabriel Lema telah tiba di Wasior pada Senin (6/3) pagi untuk memulai investigasi terkait insiden itu.

Dia mengungkapkan pemeriksaan secara internal telah dilakukan sejak Senin di Markas Koramil Wasior dengan target terperiksa sebanyak 15 orang.

Andi memastikan semua oknum anggota TNI AD yang terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung bakal diperiksa sehingga bisa didapatkan fakta yang sebenarnya.

“Nanti kita akan periksa semuanya ya. Terus terang saja, pemeriksaan internal yang kita lakukan mulai berjalan kemarin (Senin) itu sudah beberapa orang kita periksa yang dari Koramil.

Baca Juga :   Hari Pertama ETLE, 5 Surat Konfirmasi Pelanggaran Dikirim ke Pelanggar

Target kita ada 15 tapi ini kayanya bisa mengembang lagi, “kata Andi pada saat apel sinergitas TNI/Polri di halaman Mapolres Teluk Wondama di Isui, Selasa (7/3/2023).

“Tetap kita akan laksanakan pemeriksaan itu sampai selesai. Bahkan sampai yang tidak melakukan sendiri, bukan pelakunya, bukan saksi tapi dia menjadi provokator itupun akan kita periksa, “lanjut Andi.

Mantan Kapendam XVIII/Kasuari itu meminta jajaran Polres Teluk Wondama agar tetap tenang dan mempercayakan pengusutan atas insiden itu kepada Kodam Kasuari. Andi pun menjamin pemeriksaan dilakukan secara objektif tanpa pandang bulu.

“Jadi saya minta rekan-rekan Polri, Polres Teluk Wondama, tetap tenang. Serahkan kepada kita. Ini adalah urusan internal kita, percayakan pada kita, siapa yang bersalah pasti akan mendapatkan ganjaran atau hukuman. Itu tetap kita tegakkan, “ucap Andi.

Baca Juga :   Panen Perdana Jagung, Mambor Harap Pendapatan Petani Wondama Meningkat dan Jadi Pelaku Pasar

Sementara itu, Kapolres Teluk Wondama AKBP Hari Sutanto juga mengingatkan anggotanya agar insiden antar anggota TNI dan Polri sebagaimana yang terjadi pada Sabtu lalu tidak boleh terulang lagi karena telah mencoreng nama baik institusi TNI dan Polri.

Hari menegaskan kejadian tersebut harus menjadi yang terakhir.

Dan sesuai instruksi Kapolda Papua Barat, dirinya juga telah meminta jajarannya melakukan pemeriksaan terhadap oknum personel Polsek Wasior maupun Polres yang terlibat dalam insiden itu.

“Bahwa yang kemarin yang diindikasi maupun sesuai rentetan kronologis untuk selalu dicek, diperiksa, sekecil apapun. Saya sudah sudah perintahkan ke Kasie Propam sudah diperiksa dan nanti dilaporkan,” ujar perwira menengah yang baru 2 bulan lebih bertugas di Wondama. (Nday)

 

Pos terkait