DPC Partai Demokrat Halmahera Timur Tetap Solid Dibawah Komando Kepempimpinan AHY

  • Whatsapp

HALTIM – Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) Maluku Utara (Malut) bersikap dengan tegas mengakui kepemimpinan dibawa ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) selaku Dewan Perwakilan Pusat (DPP) Partai Demokrat.

Ketua DPC Partai Demokrat Halmahera Timur, Said Mustafa menegaskan bahwa sampai dengan saat ini, DPC Halmahera Timur masi bersikap sama dan tetap dibawa Komando AHY.

Menurutnya AHY adalah produk Sah kongres ke-5 yang diselengarakan oleh DPP partai Demokrat. Sehingga Eksistensi AHY ditetapkan sebagai ketua DPP Partai Demokrat sebagaimana diatur dalam AD dan ART.

“Jadi ketua umum selain AHY, bagi kami DPC Halmahera timur tidak mengakui ketua Umum KLB Deli Serdang, yakni Moeldoko dijadikan sebagai ketua umum,” tega Said saat ditemui wartawan Kabar timur.com di rumah kedimaannya ,Senin (9/3/2O21).

Baca Juga :   Debat Publik, Pasangan Hebo¬† Janjikan Infrastruktur Modern, SMART¬† Andalkan Smart Card

Sebagai Ketua DPC Haltim, dirinya menghimbau kepada seluruh kaders partai Demokrat dan rekan pengurus di DPC, PAC dan Ranting bahwa semua tetap satu komando, tertib dan hanya satu pilihan yakni mengakui AHY sebagai ketua umum Partai Demokrat.

Kemudian Said menjelaskan terkait Perkembangan dan situasi yang akan datang, pihaknya akan mengikuti dan mencerna secara baik dan tetap stay untuk menunggu arahan dari DPP ketua Umum untuk melakukan konsolidasi secara internal sampai pada tingkat bawah.

“Inti dari konsolidasi adalah seluruh kaders baik itu pengurus dari ranting, PAC dan DPC semua solid tetap satu komando dibawa kepemimpinan AHY,” Tandasnya” kata , Said mustafa

Dirinya mengakui bahwa ada salah satu angota kaders partai Demokrat Haltim yang mengikuti KLB Deli Serdang dan Kaders tersebut sudah disampaikan ke DPD nanti tahap selanjutnya DPD yang akan menindak lanjuti ke DPP pusat.

Baca Juga :   Kopel Serahkan Catatan Kritis Atas Draft Tatib DPRD

Ditanya terkait dengan sangsi, kata dia pihaknya akan mengembalikan ke DPP Pusat untuk mengambil langkah tegas karena DPC tidak ada kewenangan untuk memecat kaders tersebut.

“Pemecatan itu hanya lingkupnya ada di DPP. Olehnya itu kami hanya serahkan itu ke DPP untuk mengambil langkah tegas berupa pemecatan dan lain sebagainya,” tutupnya. (Ruslan /R)

Pos terkait