Dinsos Kota Makassar Bagikan KIS

  • Whatsapp

MAKASSAR, — Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Sosial Kota Makassar mengumpulkan ratusan masyarakat Kota Makassar di Lapangan Karebosi Makassar, rabu (23/3) kemarin. Ratusan masyarakat yang hadir di Lapangan Karebosi Makassar untuk mendapatkan pembagian Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang baru pertamakali dilakukan Pemerintah Kota Makassar.

Menurut Walikota Makassar, Ramdhan Pomanto, pembagian KIS kepada 5000 orang dari jumlah yang sudah tercetak sebanyak 86.558 ribu kartu dilakukan Dinsos Kota Makassar pertama kalinya. Agar pembagian KIS bisa merata atau menyentuh seluruh lapisan masyarakat Kota Makassar, Dinsos Kota Makassar menyerahkan ke pihak Kelurahan untuk membagikan KIS kepada seluruh warga di wilayahnya.

Menurut Danny sapaan akrab Walikota Makassar, KIS dan Smart City yang juga merupakan suatu program dari Pemkot Makassar untuk kepentingan masyarakat akan lebih terintegrasi. Namun yang perlu diketahui, KIS sendiri sudah terdaftar di BPJS.

“Tidak ada tumpang tindih nantinya, karena masing masing kartu tersebut akan terintegrasi. Jadi masyarakat yang sudah terdaftar di Jamkesda akan mendapatkan KIS sesuai data yang ada baik dari KK dan ini nantinya akan dimasukkan dalam bagian BPJS Kesehatan,” ujar Danny.

Ia menambahkan, keberadaan KIS sama sekali tidak mengganggu Smart Card yang telah ada. Karena Smart Card sendiri memiliki data yang lebih lengkap baik dari data NPWP, riwayat kesehatan, Nomor KTP, dan beberapa data lainnya.

“Sudah sekitar 40 ribu Smart Card yang telah dicetak dari target 1 juta kartu. Jadi ini tidak ada masalah,” tegas Danny.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Yunus Said meminta kepada seluruh masyarakat untuk segera melaporkan jika belum mendapatkan KIS di Kelurahannya. Karena pihaknya saat ini telah memberikan kepada pihak Kelurahaan untuk membagikan kartu KIS kepada warga di wilayah masing masing.

“Pak Wali telah mengeluarkan Rapor Publik Lurah, jadi masyarakat bisa memberikan komplain atau melaporkan ke Dinsos Kota Makassar jika pihak Kelurahaan tidak memberikan KIS kepada warganya,” akunya. (ak)

Kepanasan Menunggu KIS, Warga Ricuh

MAKASSAR, — Ratusan masyarakat Kota Makassar yang hadir dalam pembagian Kartu Indonesia Sehat (KIS) di Lapangan Karebosi Makassar pada rabu (23/3) kemarin, ricuh. Masyarakat yang sudah berjam jam menunggu dibawah teriknya paparan sinar matahari dengan harapan bisa mendapatkan KIS seperti apa yang telah di janjikan Dinas Sosial Kota Makassar, tidak sepenuhnya ditepati.

Akibatnya, ratusan masyarakat yang tergabung dari sejumlah Kecamatan dan Kelurahan di Kota Makassar mendesak dan meminta kepada koordinator lapangan untuk segera membagiakan KIS sesuai janji yang diberikan.

“Di undangan bilang, kalau hadirki di Karebosi langsungki dapat KIS. Tapi kenyataannya tidak begitu, kita sudah berjam jam menunggu tapi tidak dibagikan ki. Katanya nanti di lurah, trus apa ji pale itu yang dia bilang di undangan ka,” keluh Kasmawati, warga dari Kecamatan Tamalate di Tribun Karebosi, rabu (23/3) kemarin.

Menurut Kasmawati, pihak terkait sebaiknya harus berkomitmen memberikan KIS kepada masyarakat. Jangan terus terusan memberikan atau berbicara dua kali yang hanya merugikan masyarakat.

“Ini tidak adil, masa saya tidak dapat KIS padahal surat suratku lengkap semua dan sudah didata. Kalau alasan memakan waktu lama, biar sampai pagi saya tunggu,” tandasnya.

Melihat kericuhan yang cukup lama terjadi di Tribun Lapangan Karebosi, Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Yusuf Said turun ()langsung melerai kericuhan. Bahkan Yunus meminta kepada kordinator untuk segera membagiakan KIS kepada warga yang hadir dan sudah lama menunggu.

“Bagikan itu, apalagi yang ditunggu,” katanya. (ak)

Pos terkait