Contoh Gowa, Kabupaten Mamasa Jajaki Pembentukan Lembaga Adat

  • Whatsapp

Setelah Kabupaten Gowa berhasil membentuk Lembaga Adat, kini giliran kabupaten Mamasa, Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Pitu Ulunna Sal (PUS) Kondosapatagelar Lokakarya (Academic Workshop). Temanya ”Merancang Perda Lembaga Adat dan Masyarakat Adat Kabupaten Mamasa” di Aulamini Rujab Bupati Mamasa di Lembang Banggo.

 

Wakil Bupati, Bonggalangi mengapresiasi pelaksaanaan lokakarya, karena dari kegiatan ini akan banyak masukan terutama kepada DPRD yang saat ini sedang memproses Ranperda Lembaga Adat.

 

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mamasa, Martinus Tiranda mengakui jika pihaknya memang sangat berhati-hati dalam membahas Ranperda Lembaga Adat dan Masyarakat Adat ini karena terjadi perbedaan persepsi pemahaman antara AMAN dan Lembaga Adat.

 

Ketua Pansus Ranperda Lembaga Adat, Ely Sambominanga mengatakan, kegiatan Lokakarya sebagai studi ilmiah untuk mendapatkan rekomendasi-rekomendasi yang akan di tindaklanjuti dalam melahirkan produk hukum, tentu sangat membantu dalam mendapatkan masukan bagi Pansus untuk memfinalisasi Ranperda yang sedang dibahas di DPRD.

 

Ely menilai kesepakan-kesepakan dalam lokakarya ini sudah hampir searah dengan gagasan-gagasan yang terbangun dalam internal pansus

img class="details-image" src="https://kabartimur.com/wp-content/uploads/2020/05/GARIS-PUTIH.png" draggable="false" alt="">