Bupati Manokwari: Keberadaan Masyarakat Minang di Manokwari Karena Kehendak Tuhan

MANOKWARI, Kabartimur.com- ” Saya berpandangan bahwa keberadaan dan kehadiran masyarakat Minang tidak hadir secara kebetulan di kabupaten Manokwari dan juga di tanah Papua, Tetapi kehadiran kita semua disini karena kehendak Tuhan dan rancangan Allah bagi kita semua , Tuhan berkehendak supaya bapak ibu ada di Papua bukan kemauan Bapak Ibu! tapi ini kehendak Tuhan Allah semata”.

Hal tersebut diungkapkan oleh bupati Manokwari, Hermus Indou usai melantik pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kabupaten Manokwari Periode 2022-2027 di Hotel Swisbell Manokwari, Sabtu (28/1/2023).

Bacaan Lainnya

“Masyarakat Minang ada di tanah Papua karena memenuhi panggilan Allah untuk membangun peradaban di tanah Papua bersama-sama dengan suku-suku lainnya di tanah yang diberikan oleh Tuhan bagi kita semuanya” Kata Bupati yang juga adalah penasehat IKM.

Baca Juga :   Melayani Pasien Positif Corona Ruang Bersalin RSUD Manokwari Ditutup Selama 14 Hari

Bupati mengungkapkan, fakta pembangunan di dunia membuktikan bahwa tidak ada satu suku, satu golongan bahkan satu bahasa yang bisa bangga dan egoisnya mengatakan bahwa bisa berhasil membangun daerah sendiri tanpa bergantung mutlak kepada suku-suku lain.

“Kita bisa lihat Manokwari bisa seperti ini karena kontribusi banyak orang , kontribusi semua suku, ras dan golongan. Kalau tidak ada saudara-saudara umat muslim dari kesultanan Tidore dan Ternate yang menggambarkan seluruh kebesaran Islam di seluruh Indonesia maka saya percaya Ottow dan Geisler juga tidak pernah menginjakkan kaki di Mansinam dan tidak ada perayaan HUT PI setiap 5 februari setiap tahunnya. Semua Tuhan izinkan untuk ada kerjasama dan kolaborasi dari kita yang berbeda untuk bisa menghasilkan peradaban pembangunan yang bisa mensejahterakan seluruh masyarakat sekitar” Ujar Bupati.

Menurutnya Proses integrasi bangsa yang mempersatukan seluruh wilayah dan juga seluruh Adat istiadat masyarakat dari Sabang sampai dengan Merauke dan memungkinkan  semuaa bertanggung jawab untuk membangun Indonesia.

Baca Juga :   Mambor-Andi Disambut Prosesi Adat, Dikalungi Kotiomi, Topi Burung dan Busur Panah, Istri Terima Penokok Sagu

“Bapak ibu ada di sini bukan hanya membangun Tanah Papua dan membangun Manokwari ,tapi tugas utama kita adalah membangun kekayaan Indonesia di tanah Papua Ini menjadi hal yang strategis bagi kita semuanya. Jika hanya membangun Manokwari dan Tanah Papua saja itu berarti kita sedang memisahkan diri dari daerah-daerah lain di Indonesia” tandas Bupati.(Red/*)

Pos terkait