BP4D Haltim Jemput Bola, Jaring Inovasi Perangkat Daerah untuk Perkuat Pelayanan Publik

HALTIM, Kabartimur.com — Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Maluku Utara, mulai memperkuat pendataan inovasi perangkat daerah melalui metode jemput bola dan koordinasi daring.

Langkah ini dilakukan untuk mengidentifikasi berbagai terobosan yang telah dikembangkan organisasi perangkat daerah (OPD), sekaligus memastikan kelengkapan dokumen pendukung sebagai bahan inventarisasi dan verifikasi inovasi daerah.

Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) BP4D Haltim, Indah Alwiah Pratiwi, Senin (12/10/2026), mengatakan penjaringan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat pengembangan dan pelaporan inovasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur.

Menurutnya, BP4D melakukan koordinasi langsung dengan mengunjungi sejumlah perangkat daerah di Kota Maba. Selain itu, sosialisasi juga dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat (31/7/2026) untuk meningkatkan pemahaman perangkat daerah mengenai pentingnya pendataan dan pelaporan inovasi.

Baca Juga :   ASN Manokwari Dihimbau Jadi Motor Penggerak Jaga Kamtibnas

“Melalui kegiatan tersebut, perangkat daerah didorong untuk mengidentifikasi inovasi yang telah dilaksanakan serta melengkapi dokumen pendukung sebagai bahan inventarisasi dan verifikasi,” ujar Indah.

Data yang dihimpun selanjutnya digunakan untuk menyempurnakan pelaporan inovasi daerah, termasuk mendukung pengisian Indeks Inovasi Daerah (IID) dan penilaian Innovative Government Award (IGA).

Indah berharap seluruh perangkat daerah lebih proaktif dalam mengidentifikasi, mengembangkan, dan melaporkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Upaya ini diharapkan tidak sekadar memperkuat pendataan dan pelaporan, tetapi juga membangun budaya inovasi di lingkungan pemerintah daerah. Dengan demikian, berbagai terobosan yang dikembangkan OPD dapat memberikan dampak nyata terhadap efektivitas penyelenggaraan pemerintahan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.(Red/Aples)

Pos terkait