Bongkar APBD, Pemkab Wondama Siapkan Dana Jaminan Sosial bagi Masyarakat Terdampak COVID-19

  • Whatsapp

WASIOR – Pemkab Teluk Wondama Papua Barat saat ini sedang melakukan realokasi belanja dalam APBD tahun anggaran 2020 untuk menunjang pencegahan dan penanganan virus Corona atau COVID-19.

Sekretaris Daerah Denny Simbar mengatakan selain untuk penanganan medis, Pemkab juga mengalokasikan anggaran untuk jaring pengaman sosial guna membantu kelompok masyarakat yang terdampak COVID-19.

Pemkab akan memangkas belanja dari Dana Alokasi Umum (DAU) terutama dari pos belanja seperti perjalanan dinas, ATK, makan minum, sosialisasi, bimtek serta pengadaan barang yang dipandang tidak terlalu mendesak untuk dialihkan menjadi anggaran jaring pengaman sosial.

Menurut Simbar, sekurang-kurangnya 5 persen dari total DAU dalam APBD 2020 dengan kisaran antara 21 sampai 22 miliar akan dipakai untuk kepentingan pemulihan ekonomi masyarakat kecil yang terdampak virus Corona.

“Masyarakat yang dari sisi ekonomi terdampak karena dengan pembatasan sosial, ya seperti buruh pelabuhan yang tidak lagi dapat penghasilan karena kapal tidak masuk, kemudian pedagang mama-mama Papua yang tidak ada pemasukan lagi karena sudah tidak ada yang datang beli, nelayan juga. Jadi nanti dari semua OPD kita akan pangkas untuk membantu masyarakat yang terdampak COVID-19 ini, “ kata Simbar usai rapat bersama Tim Anggaran Pemda (TAPD) di Gedung Sasana Karya di Isei, Kamis siang.

Selain dari DAU, anggaran untuk penanganan COVID-19 juga diambil dari DAK fisik bidang kesehatan. Besarannya menurut Sekda mencapai Rp1,6 miliar. Juga dari BOK Puksemas serta dana insentif daerah (DID) yang sepenuhnya dialihkan untuk penanganan virus yang pertama kali menyebar di kota Wuhan, China itu.

Termasuk pula dari DBH (dana bagi hasil) dalam rangka Otsus untuk bidang kesehatan yang diperkirakan mencapai Rp6 miliar atau setara 20 persen dari total anggaran DBH bidang kesehatan sebesar 31 miliar.

“Yang jelas kita optimalkan dari sisi anggaran untuk penanganan dan pencegahan COVID-19 tetapi juga alokasi anggaran untuk membantu meringankan masyarakat yang terdampak dari sisi ekonomi, “ ujar Simbar.

Ditemui sebelumnya, Bupati Bernadus Imburi memastikan Pemkab Wondama akan menyiapkan anggaran untuk membantu masyarakat kecil yang kehilangan pendapatan akibat pandemi COVID-19.

“ Saya sudah serahkan kepada Sekda bahwa banyak uang kita harus arahkan ke Bansos untuk penanganan dampak COVID-19. Ke depan kita akan sesuaikan dengan kebuttuhan. Kita berdoa Tuhan sayang dalam waktu tidak terlalu lama pengendalian virus ini bisa segera selesai sehingga semua bisa jalan normal, “ ucap Imburi.

Untuk diketahui, Pemkab Wondama sebelumnya telah mengucurkan anggaran sebesar 1,6 miliar melalui pos belanja tak terduga tahun 2020 untuk belanja peralatan medis dan operasional Gugus Tugas Penanganan COVID-19. (Nday)

Pos terkait